
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menargetkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Papua rampung bulan ini. “Kami ingin ini berjalan dengan baik supaya nelayan penghasilannya meningkat berkali-kali lipat seperti di Biak Papua, sehingga nilai tukarnya juga meningkat,” kata Sakti dalam keterangan tertulis, Jumat, 2 Januari 2025.
Pernyataan itu disampaikan Sakti saat meninjau pembangunan kampung nelayan di Desa Poncosari, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kegiatan itu merupakan salah satu kunjungan kerja Sakti dari sejumlah titik pembangunan kampung nelayan di Pulau Jawa. Menurut Sakti, rata-rata perkembangan pembangunan di Jawa sudah melampaui 90 persen.
Adapun fasilitas perikanan yang disiapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan kampung nelayan Poncosari terdiri dari infrastruktur bangunan, sarana prasarana rantai dingin, serta sarana penangkapan ikan.
Infrastruktur bangunan terdiri dari berupa pengelola, kios perbekalan, gudang beku, gedung pabrik es, shelter coolbox, bengkel nelayan, balai nelayan, sentra kuliner, hingga shelter perbaikan jaring. Sementara sarana prasarana rantai dingin meliputi mesin gudang beku portabel, pabrik es portabel, mobil berpendingin, serta puluhan unit coolbox.
Kemudian sarana prasarana penangkapan ikan meliputi 10 unit kapal di atas 5 GT, 100 unit mesin kapal, dan ratusan alat tangkap ikan ramah lingkungan.
Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Trian Yunanda mengatakan sudah ada pembangunan tahap pertama 2025 yang rampung dari total 65 lokasi. Salah satunya di Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Trian mengatakan sebagian besarnya diselesaikan bertahap dengan target hingga akhir Januari 2026.
Adapun penyelesaian di lokasi terdampak banjir dan longsor ditargetkan paling lambat pada Februari 2026. Daerah yang mendapatkan perpanjangan masa pembangunan adalah Langsa, Bireun, Aceh Utara dan Padang Pariaman. “Meski begitu, kami tetap berkomunikasi dengan kontraktor, pemda setempat, mudah-mudahan juga bisa selesai di Januari,” kata Trian.
Adapun dana yang digelontorkan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk membangun 65 kampung nelayan di Indonesia menelan dana hingga Rp1,34 triliun.
Pilihan Editor: Dampak Pelonggaran Kredit Korban Bencana bagi Perbankan
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia