Prabowo: Tingkat keberhasilan makan bergizi gratis 99 persen

PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan tingkat keberhasilan pelaksanaan program makan bergizi gratis atau MBG mencapai 99 persen berdasarkan hasil evaluasi. “Dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi, dan alhamdulillah kita sudah mengatasi, dan kita sedang atasi terus,” kata Prabowo, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet RI, Selasa, 6 Januari 2025.

Advertisements

Pernyataan itu disampaikan kepala negara dalam retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada hari ini. Prabowo menyatakan tidak menutup mata terhadap kekurangan dan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG.

Dia mengatakan pemerintah akan terus mengintervensi dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program prioritasnya itu.

Prabowo mengatakan hingga hari ini, 6 Januari 2025, jumlah penerima manfaat program MBG telah mencapai 55 juta orang berupa anak sekolah hingga ibu hamil. Menurut dia, jumlah penerima itu merupakan capaian yang membanggakan.

Advertisements

Dalam agenda taklimat itu, Prabowo menekankan keberadaan MBG sebagai program strategis yang dilandasi kepedulian negara terhadap kondisi gizi anak-anak Indonesia. Terlebih, kata, Prabowo. sejumlah kajian menunjukkan persentase anak Indonesia mengalami kekurangan gizi mencapai lebih dari 20 hingga 30 persen.

Selain permasalahan gizi, Prabowo bercerita puluhan juta pelajar Indonesia berangkat sekolah tanpa sarapan. “Banyak juga makan mereka hanya nasi dengan daun-daun,” kata dia.

Adapun Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) melaporkan data keracunan akibat menu makan bergizi gratis (MBG

) di seluruh Indonesia per 23 Desember 2025 lebih dari 20 ribu korban.

Selain itu, JPPI menilai pelaksanaan program makan bergizi gratis justru memunculkan persoalan baru di sekolah, mulai dari dugaan penyelewengan dana hingga praktik pemalakan yang mengarah pada budaya koruptif di lingkungan pendidikan. JPPI menemukan ada sekolah yang meminta jatah Rp 1.000 per porsi kepada SPPG jika mereka ingin memasukkan program MBG ke sekolah tersebut.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan temuan JPPI itu seharusnya disertai data lengkap agar BGN dapat menindaklanjutinya. “Sebaiknya detailkan saja agar kami bisa cross-check. Bagaimana bisa kami cek kalau masih abu-abu,” kata Dadan saat dimintai konfirmasi pada Rabu, 31 Desember 2025.

Dinda Shabrina berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Celah Baru Kejanggalan Proyek MBG di Daerah 3T

Advertisements