
PELATIH sementara Manchester United Darren Fletcher mengungkapkan bahwa ia meminta restu Sir Alex Ferguson sebelum menerima tugas memimpin tim utama. Fletcher ditunjuk sebagai caretaker setelah klub memecat pelatih kepala Ruben Amorim pada Senin, 5 Januari 2026.
Fletcher memiliki hubungan panjang dengan Ferguson. Mantan gelandang itu menjalani debut bersama Manchester United pada 2003 di bawah asuhan pelatih legendaris asal Skotlandia tersebut dan meraih lima gelar Liga Inggris selama lebih dari satu dekade. Ferguson genap berusia 84 tahun pada malam Tahun Baru lalu.
“Saya tidak suka mengambil keputusan besar tanpa berbicara dengan Sir Alex. Saya punya hubungan yang sangat baik dengannya, jadi dia orang pertama yang saya hubungi. Sejujurnya, saya ingin mendapatkan restunya,” ucap Fletcher, seperti dikutip dari ESPN.
Menurut Fletcher, Ferguson memberikan dukungan penuh atas keputusannya. “Saya merasa dia pantas mendapatkan rasa hormat itu. Saya ingin mendiskusikannya dengannya dan melihat pendapatnya, dan dia mendukung,” ujarnya.
Fletcher dijadwalkan menjalani laga perdananya sebagai pelatih Manchester United saat menghadapi Burnley pada Rabu. Pelatih berusia 41 tahun itu naik jabatan dari tim U-18, yang selama ini terbiasa bermain dengan skema empat bek.
Meski belum memastikan akan ada perubahan sistem permainan di Stadion Turf Moor, Fletcher memberi sinyal siap meninggalkan formasi tiga bek yang sebelumnya digunakan Amorim. “Kami belum tahu, saya tidak bisa mengungkapkannya sekarang,” kata Fletcher.
Ia menambahkan, formasi yang diterapkan di level U-18 merupakan bagian dari filosofi klub dalam pengembangan pemain. “Tentu kami ingin memenangkan setiap pertandingan, tetapi secara fundamental kami mengembangkan pemain. Formasi itu cocok untuk tujuan tersebut dan juga sistem yang sudah lama saya kenal,” ujarnya.
Solskjaer dan Carrick Masuk Radar
Di luar penunjukan Fletcher, Manchester United juga mulai menggelar pembicaraan informal tahap awal dengan sejumlah kandidat manajer interim. Sumber yang dikutip ESPN menyebutkan, nama Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick masuk dalam radar klub.
Selain itu, Ruud van Nistelrooy turut dipertimbangkan. Mantan penyerang Belanda itu sempat memimpin MU sebagai pelatih interim dalam empat pertandingan musim lalu, di antara pemecatan Erik ten Hag dan penunjukan Amorim.
Manchester United saat ini tengah mencari manajer tetap ketujuh sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada Mei 2013. Untuk sementara, Fletcher dipercaya memimpin tim pada laga Liga Inggris melawan Burnley, serta pertandingan putaran ketiga Piala FA menghadapi Brighton & Hove Albion di Old Trafford, Minggu mendatang.
Namun, manajemen MU memiliki kecenderungan menunjuk manajer interim berpengalaman hingga akhir musim sebelum menetapkan pelatih permanen pada musim panas. Karena itu, CEO Omar Berrada dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox mulai melakukan pembicaraan penjajakan dengan sejumlah kandidat.
Solskjaer, yang dipecat United pada November 2021 setelah hampir tiga tahun menjabat, dikabarkan telah melakukan komunikasi informal dengan pihak klub. Pelatih asal Norwegia itu belum menangani tim mana pun sejak dipecat Besiktas pada Agustus lalu. Adapun Carrick tersedia setelah meninggalkan Middlesbrough pada musim panas lalu, usai hampir tiga tahun melatih klub EFL Championship tersebut.
Laporan ESPN menyebutkan, pembicaraan tersebut masih sebatas mengukur minat dan ketersediaan. Manchester United masih mempertimbangkan sejumlah opsi untuk mengisi posisi manajer interim hingga akhir musim.
Pilihan Editor: Taktik John Herdman Mendongrak Prestasi Timnas Indonesia
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia