Sederet fakta tentang Renee Nicole Good, korban penembakan agen ICE

JogloNesia – Renee Nicole Good, wanita yang ditembak mati oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di Minneapolis, Amerika Serikat (AS) telah diidentifikasi.

Advertisements

Ibu tiga anak berusia 37 tahun ini baru-baru ini pindah ke Minnesota dan tidak pernah terlibat dalam kasus hukum besar, kecuali pelanggaran lalu lintas, menurut laporan Associated Press.

Di akun Instagram pribadinya, Renee menggambarkan dirinya sebagai “penyair, penulis, istri, dan ibu”.

Baca juga: Trump dan Wapres JD Vance Bela Tindakan Agen ICE Tembak Mati Renee Nicole Good, Kok Bisa?

Advertisements

Meskipun akun tersebut kini bersifat pribadi, bio Instagram-nya memberikan gambaran singkat mengenai kehidupan Renee.

Pemerintahan Trump sempat menyebutnya sebagai “teroris domestik,” sementara Presiden Donald Trump membela tindakan agen ICE yang menembaknya, menyebut bahwa Renee telah berperilaku buruk.

Sederet fakta penembakan Renee Nicole Good

Berikut adalah fakta-fakta terkait Renee Nicole Good yang dirangkum dari Sky News pada Kamis (8/1/2026).

Seorang penyair pemenang penghargaan

Renee lahir di Colorado Springs, Colorado, dan menyelesaikan pendidikan di Old Dominion University (ODU) di Virginia. Pada tahun 2020, ia meraih gelar di bidang Bahasa Inggris, yang dikonfirmasi oleh Presiden ODU, Brian Hemphill, melalui pernyataan resmi.

Selama di ODU, ia mendapatkan penghargaan dari Academy of American Poets, sebagaimana tertera di situs web poets.org.

Dalam video wisuda universitas tersebut, Renee tampil dengan nama Renee Nicole Macklin, yang merupakan nama belakang suaminya yang pertama, Timmy Ray Macklin Jr. yang meninggal pada tahun 2023.

Menurut Minnesota Star Tribune, Renee diyakini memiliki tiga anak, termasuk seorang putri berusia 15 tahun dan dua putra berusia 12 dan 6 tahun.

Melalui akun Instagram-nya, Renee menyatakan sedang menikmati kehidupan di Minneapolis. Foto profil Instagram-nya memperlihatkan serangkaian foto polaroid yang menunjukkan dirinya bersama keluarga.

Baca juga: Kronologi Penembakan Renee Nicole Good oleh Agen ICE hingga Picu Gelombang Protes di AS

Karakter sosial yang menghangatkan hati

Donna Ganger, ibu Renee, mengatakan kepada Minnesota Star Tribune bahwa putrinya tidak terlibat dalam protes terhadap ICE.

“Renee adalah salah satu orang paling baik yang pernah saya kenal. Dia sangat penyayang, selalu merawat orang, dan penuh kasih sayang,” ungkap Ganger.

Penggalangan dana untuk keluarga Renee, yang awalnya menargetkan sebesar 50.000 dolar AS, berhasil mencapai lebih dari 580.000 dolar AS.

Mary Radford, tetangga yang tinggal di sebelah rumah Renee, juga berbicara kepada Tribune, mengenang momen menyenankan bersama keluarga tersebut.

Radford mengungkapkan bahwa ia sering melihat Renee berjalan-jalan bersama anak-anak dan anjing mereka, Hazelnut.

“Mereka keluarga yang baik. Putranya sangat manis. Mereka selalu bermain di luar,” ujar Radford.

Baca juga: Fakta Baru Penembakan Bondi Beach: Keluarga di India Tak Tahu Pelaku Radikal

Kejadian penembakan

Tidak jelas kapan tepatnya Renee pindah ke Minnesota, namun bio Instagram-nya menyebutkan bahwa ia sedang menikmati Minneapolis.

Menurut Tricia McLaughlin, juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri, Renee ditembak setelah ia diduga menghalangi operasi ICE terkait imigrasi di kota tersebut.

McLaughlin mengeklaim bahwa Renee menolak perintah untuk keluar dari mobil dan berusaha menabrak seorang petugas ICE, yang diduga berusaha membunuh atau menyebabkan cedera fisik pada agen.

Polisi menyebut Renee sebagai wanita kulit putih paruh baya yang tampaknya tidak terlibat dalam kegiatan penegakan hukum atau penyelidikan apa pun.

Dewan Kota Minneapolis mengungkapkan bahwa saat kejadian, Renee sedang merawat tetangganya.

Reaksi pemerintah Minnesota

Gubernur Minnesota, Tim Walz, dan Wali Kota Minneapolis, Jacob Frey, membantah penjelasan dari pemerintah federal terkait insiden penembakan tersebut.

Keduanya menyalahkan Presiden Donald Trump atas provokasi yang memicu penyerahan tugas kepada agen ICE federal.

Gubernur Colorado, Jared Polis, juga menyerukan penyelidikan lebih lanjut atas kematian Renee, menyebutnya sebagai peristiwa yang sangat mengganggu dan tragis.

 

Baca juga: Australia Perketat Aturan Senjata Api Usai Penembakan Bondi Beach, Seperti Apa Rencananya?

Protes anti-ICE semakin sering terlihat di AS sejak pemerintahan Trump memperluas cakupan dan kekuasaan agen ICE.

Tahun lalu, demonstrasi besar terjadi di sejumlah kota, termasuk Los Angeles, setelah penggerebekan ICE yang dilakukan di seluruh negeri.

Advertisements