Investor pasar modal tembus 21 juta per akhir Januari 2026

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal di Indonesia per akhir Januari 2026 telah mencapai 21.037.426 single investor identification (SID). Jumlah tersebut bertambah 673.218 SID dibandingkan posisi akhir 2025 yang tercatat sebanyak 20.364.208 SID, setelah sepanjang 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 5.492.569 SID. Adapun jumlah investor saham saat ini hampir menembus 9 juta SID, yakni 8.980.318 SID.

Advertisements

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan bahwa jumlah investor saham tersebut meningkat 367.958 SID dibandingkan akhir 2025 yang berada di level 8.612.360 SID, setelah sepanjang tahun lalu bertambah sebanyak 2.230.916 SID.

Sementara itu, data perdagangan saham di BEI selama periode 26—30 Januari 2026 ditutup bervariasi. Kenaikan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian yang melonjak 29,28% menjadi Rp 43,76 triliun, dari Rp 33,85 triliun pada pekan sebelumnya. 

OJK Catat 72% Pedagang Aset Keuangan Digital Masih Rugi, Kebijakan Kripto Jadi Pemicu

Advertisements

“Selanjutnya, rata-rata frekuensi transaksi harian juga meningkat 1,59% menjadi 3,82 juta kali transaksi, dari 3,76 juta kali transaksi pada pekan lalu,” kata Kautsar dalam keterangan resminya, Jumat (30/1/2026).

Di sisi lain, volume transaksi harian mengalami perubahan 3,69% menjadi 63,3 miliar lembar saham, dari 65,73 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut bergerak turun 6,94% dan ditutup di level 8.329,606, dari posisi 8.951,010 pada pekan lalu. Sejalan dengan itu, kapitalisasi pasar BEI juga menyusut 7,37% menjadi Rp 15.046 triliun, dari Rp 16.244 triliun pada sepekan sebelumnya.

Advertisements