Purbaya: Rp 55 triliun THR ASN siap disalurkan awal Ramadan

PEMERINTAH sudah menyiapkan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, serta anggota Polri sebesar Rp 55 triliun. Anggaran ini naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 49,4 triliun.

Advertisements

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pencairan bakal dimulai di awal Ramadan. “Saya enggak tahu tanggal pastinya, yang jelas di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa disalurkan,” ucap Purbaya di Wisma Danantara dikutip Ahad, 15 Februari 2026.

Pencairan bakal dilakukan lewat peraturan pemerintah (PP) yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto. Periode Ramadan tahun lalu, kepala negara mengatur penyaluran THR dan gaji ke-13 lewat PP Nomor 11 Tahun 2025 bagi 9,4 juta Aparatur Negara.

Mengutip laman Kementerian Keuangan, berdasarkan aturan tersebut, THR dan gaji ke-13 yang diberikan kepada aparatur negara terdiri dari gaji pokok, tunjangan melekat, serta tunjangan kinerja sebesar 100 persen. Disalurkan bagi ASN pusat, prajurit TNI-Polri, dan para hakim.

Advertisements

Sedangkan bagi ASN daerah, diberikan dengan skema yang sama seperti ASN pusat, namun disesuaikan dengan kemampuan fiskal masing-masing daerah. Adapun bagi pensiunan pada tahun lalu diberikan sebesar uang pensiun bulanan.

Pemberian THR tahun ini masuk dalam strategi pemerintah mendorong belanja negara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama 2026. Purbaya menargetkan ekonomi Indonesia di triwulan I 2026 tumbuh di kisaran 5,4-6 persen.

Belanja lain yang juga didorong di kuartal pertama tahun ini adalah percepatan penyaluran Makan Bergizi Gratis dan Stimulus perekonomian. Dengan mencapai target pertumbuhan tersebut, diharapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa mencapai 6 persen atau naik dibanding 2025 yang tumbuh hanya 5,11 persen.

Pilihan Editor: Korban Kebijakan ‘Koboi’ Purbaya yang Menekan Fiskal

Advertisements