Penjualan Salim Ivomas Pratama (SIMP) naik 32% ke Rp 21,06 triliun di 2025

JogloNesia JAKARTA. Kinerja PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) moncer di sepanjang tahun 2025. Di mana, penjualan dan laba bersih SIMP kompak melonjak di tahun lalu. 

Advertisements

Grup SIMP mencatat penjualan sebesar Rp21,06 triliun sepanjang tahun 2025, naik 32% dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 15,96 triliun.

Penjualan itu ditopang oleh segmen minyak dan lemak nabati sebesar Rp 14,99 triliun dan segmen perkebunan Rp 14,45 triliun. Ada eliminasi Rp 8,39 triliun, sehingga total menjadi Rp 21,06 triliun sepanjang tahun lalu.

“Kenaikan terutama karena kenaikan harga jual rata-rata dan volume penjualan produk sawit serta produk minyak dan lemak nabati,” kata Paulus Moleonoto, Direktur Utama SIMP, dalam keterbukaan informasi, Jumat (27/2/2026). 

Advertisements

London Sumatra Indonesia (LSIP) Catat Penjualan Rp 5,51 Triliun di 2025, Naik 21% YoY

Di sisi lain, produksi Tandan Buah Segar (TBS) inti turun 2% YoY menjadi 2,71 juta ton. Namun demikian, total produksi crude palm oil (CPO) naik 4% YoY menjadi 733 ribu ton seiring dengan kenaikan TBS dari eksternal. 

Sepanjang 2025, laba bruto SIMP meningkat 13% YoY menjadi Rp5,47 triliun dan laba usaha naik 21% YoY menjadi Rp4,00 triliun.

Kemudian, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih naik 33% YoY menjadi Rp2,07 triliun. Laba inti alias core profit tumbuh 26% YoY menjadi Rp2,91 triliun. 

“Rasio pengungkit neto (net gearing) Grup SIMP pada 31 Desember 2025 sebesar 0,04x dibandingkan 0.11x pada 31 Desember 2024,” ungkapnya.

Paulus bilang, SIMP sepanjang 2025 mencatat kinerja yang positif meskipun menghadapi berbagai tantangan agribisnis yang terus berlanjut termasuk volatilitas harga komoditas, kondisi cuaca yang tidak menentu dan ketidakpastian global. 

“Grup SIMP tetap berfokus, di antaranya, pada peningkatan pengendalian biaya dan efisiensi, memprioritaskan investasi modal, optimalisasi kegiatan operasional dan produktivitas serta menerapkan praktik-praktik agrikultur secara berkelanjutan,” ujarnya.

  SIMP Chart by TradingView  

Per 31 Desember 2025, SIMP punya total aset Rp 41,37 triliun. Ini naik dari Rp 37,24 triliun per 31 Desember 2024.

Total liabilitas perseroan sebesar Rp 14,78 triliun di akhir Desember 2025, naik dari Rp 13,26 triliun di akhir Desember 2024. Sementara, total ekuitas tercatat Rp 26,59 triliun per akhir 2025, naik dari Rp 37,24 triliun di akhir tahun 2024.

SIMP memiliki kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp 8,34 triliun di akhir Desember 2025, naik dari Rp 5,75 triliun di periode sama tahun lalu.

Advertisements