Fitch Ratings pangkas outlook utang Indonesia jadi negatif

LEMBAGA pemeringkat utang global Fitch Ratings memangkas outlook atau proyeksi rating utang Indonesia dari stabil menjadi negatif pada Rabu, 4 Maret 2026. Namun demikian, Fitch mempertahankan rating Indonesia di peringkat BBB atau layak investasi.

Advertisements

“Revisi outlook ini mencerminkan meningkatnya ketidakpastian kebijakan serta kekhawatiran mengenai terkikisnya konsistensi dan kredibilitas bauran kebijakan Indonesia di tengah meningkatnya sentralisasi kewenangan pembuatan kebijakan,” tulis Fitch dalam keterangan resminya pada Rabu, 4 Maret 2026. Menurut Fitch, hal tersebut dapat melemahkan prospek fiskal jangka menengah, melemahkan sentimen investor, dan memberi tekanan pada cadangan eksternal.

Dalam pertimbangannya, Fitch menyoroti target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang berpotensi mengakibatkan pelonggaran bauran kebijakan fiskal dan moneter. Hal tersebut dinilai dapat menciptakan risiko bagi stabilitas makroekonomi dan keuangan. Fitch sendiri memprediksi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 akan sebesar 2,9 persen dari Produk Domestik Bruto.

Fitch menilai program-program sosial pemerintah seperti makan bergizi gratis (MBG) akan memakan dana yang besar. Di satu sisi, Fitch memprediksi pendapatan pemerintah hanya akan mencapai 13,3 persen dari PDB pada 2026 dan 2027, di tengah ketiadaan langkah-langkah untuk memobilisasi pendapatan yang signifikan.

Advertisements

Fitch juga menyoroti Danantara yang memiliki misi untuk meningkatkan efisiensi BUMN dan mendukung pertumbuhan melalui investasi komersial. Danantara berencana untuk menginvestasikan US$ 26 miliar tahun ini untuk proyek-proyek hilirisasi.

“Ketidakpastian tetap ada mengenai apakah mandat dana tersebut dapat diperluas dari waktu ke waktu untuk mencakup kegiatan kuasi-fiskal melalui investasi yang dimanfaatkan untuk mendukung prioritas kebijakan pemerintah, yang berpotensi mengurangi transparansi fiskal, konsistensi kebijakan, dan meningkatkan risiko kewajiban kontinjensi bagi negara,” tulis Fitch.

Pemangkasan outlook rating utang oleh Fitch ini menyusul keputusan serupa oleh Moody’s pada 5 Februari 2026 lalu. Bulan lalu, Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif. Berdasarkan keterangan resminya, Moody’s menyatakan perubahan outlook ini didorong ketidakpastian kebijakan yang berisiko mengganggu efektivitas dan menandakan melemahnya tata kelola.

Pilihan Editor: Prospek Saham Emiten Setelah Terseret Peringkat Moody’s

Advertisements