
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) bakal segera membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Nilai dividen yang dibagikan mencapai Rp 13,03 triliun atau setara 65% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi berlangsung pada Selasa (17/3/2026), besok. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai dijadwalkan pada 26 Maret 2026 yang sekaligus menjadi tanggal recording date atau penentuan pemegang saham yang berhak menerima dividen.
Dengan demikian, pemegang saham yang tercatat pada tanggal tersebut akan menerima pembayaran dividen pada 7 April 2026.
Dividen BNI (BBNI) Rp 349 Per Saham Siap Cair, Cek Jadwal Lengkapnya!
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengatakan keputusan pembagian dividen tersebut merupakan wujud komitmen perseroan untuk memberikan imbal hasil yang optimal bagi pemegang saham sekaligus menjaga fundamental perusahaan.
“Keputusan ini merupakan bagian dari upaya perseroan untuk memberi nilai tambah bagi para pemegang saham, sekaligus memastikan kinerja perusahaan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Selasa (16/3/2026).
Pembagian dividen tersebut sebelumnya telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar pada Senin (9/3/2026).
BNI (BBNI) Bagi Dividen Rp 349,41 Beri Potensi Yield 8,1%, Ini Jadwal Lengkapnya
Dalam rapat tersebut, BNI menetapkan dividen tunai sebesar Rp 349,41 per saham kepada para pemegang saham. Sementara itu, sisa laba bersih sebesar 35% atau sekitar Rp 7,01 triliun ditetapkan sebagai saldo laba ditahan.
Menurut Okki, laba ditahan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan bisnis sekaligus memperkuat struktur permodalan perseroan.
“Ke depan, BNI akan terus memperkuat kinerja secara berkelanjutan sekaligus menjaga struktur permodalan yang solid agar mampu menciptakan nilai yang lebih optimal bagi para pemegang saham,” tutupnya.
BNI (BBNI) Akan Buyback Rp 905 Miliar, Perkuat Fundamental dan Stabilkan Harga Saham
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia