Profil Aleksandar Dimitrov, Pelatih Bulgaria yang pernah berseragam Persija Jakarta

Ringkasan Berita:

  • Profil pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov yang ternyata pernah berkarier di Liga 1.
  • Aleksandar Dimitrov sempat membela Persija Jakarta hingga Gresik United saat aktif menjadi pemain.
  • Aleksandar Dimitrov juga pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia besutan Ivan Kolev.

JogloNesia – Sosok Aleksandar Dimitrov menjadi sorotan saat memimpin Timnas Bulgaria di ajang FIFA Series 2026 di Indonesia.

Advertisements

Bulgaria akan berhadapan dengan Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karna (SUGBK) pada Senin (30/3/2026) pukul 20.00 WIB.

Jelang laga tersebut, pelatih Aleksandar Dimitrov viral karena mampu berbicara dalam bahasa Indonesia saat berinteraksi dengan wartawan.

Namun jika melihat perjalanan kariernya terutama karena ia juga sempat berkiprah di Tanah Air, hal ini sebenarnya bukanlah hal yang mengejutkan.

Advertisements

Aleksandar Kirilov Dimitrov lahir di Sofia, Bulgaria, pada 12 September 1976.

Ia memulai karier sepak bolanya sejak usia dini dengan bergabung di akademi CSKA Sofia pada usia 6 tahun dan berkembang hingga usia 19 tahun.

Namun, Dimitrov tidak berhasil menembus tim utama dan kemudian memulai karier profesional bersama Yantra Gabrovo pada 1995.

Ia bermain di sana hingga 2000 sebelum pindah ke Belasitsa Petrich hingga 2002.

Petualangannya di Indonesia dimulai saat ia bergabung dengan Persija Jakarta pada 2002.

Sayangnya, Dimitrov gagal membawa Macan Kemayoran meraih gelar setelah hanya mampu melaju hingga babak 8 besar.

Menariknya, pada musim berikutnya ia bergabung dengan Gresik United, tim yang menjadi juara pada musim sebelumnya.

Kariernya di Indonesia memang tidak berlangsung lama. Pada 2005, Dimitrov kembali ke Bulgaria untuk membela Akademik Sofia sebelum akhirnya pensiun sebagai pemain profesional.

Awal Karier Kepelatihan di Indonesia

Hal menarik dari perjalanan Dimitrov adalah ia justru memulai karier kepelatihan di Indonesia. Pada 2006, ia menjadi asisten pelatih di Persipura Jayapura hingga 2007.

Tak lama kemudian, ia bergabung dengan Ivan Kolev sebagai asisten pelatih di Timnas Indonesia.

Pengalaman di Indonesia inilah yang membuat Dimitrov memiliki kedekatan emosional dengan sepak bola Tanah Air, sekaligus menjelaskan kemampuannya berbahasa Indonesia.

Setelah kembali ke negaranya, Dimitrov mulai meniti karier sebagai pelatih kepala di klub PFC Septemvri Sofia, lalu melatih Vitosha Bistritsa pada 2009.

Pintu ke level internasional terbuka saat ia dipercaya menangani Timnas Bulgaria U17 pada 2010–2012. Meski gagal lolos ke putaran final Piala Eropa U17 saat itu, Dimitrov terus mendapatkan kepercayaan.

Ia kemudian sempat menjadi asisten di Botev Plovdiv dan melatih Timnas Bulgaria U19 sebelum kembali menangani U17.

Pada periode keduanya, Dimitrov sukses membawa Bulgaria U17 tampil di Piala Eropa U17 2015, meski harus tersingkir di fase grup.

Tangani Timnas Bulgaria Senior

Karier Dimitrov terus berkembang hingga dipercaya menangani Timnas Bulgaria U21 pada 2018–2025.

Selama periode tersebut, ia memimpin tim dalam 54 pertandingan dengan catatan 19 kemenangan, 15 imbang, dan 20 kekalahan.

Kesempatan melatih tim senior akhirnya datang setelah federasi sepak bola Bulgaria memutus kontrak Ilian Iliev. Dimitrov resmi ditunjuk pada 24 September 2025 dengan kontrak hingga 30 Juni 2027.

Namun, awal kariernya di tim senior tidak berjalan mulus. Ia mengalami kekalahan telak 1-6 dari Turki dalam laga debut.

Bulgaria juga gagal lolos ke Piala Dunia 2026, meski sempat menutup kualifikasi dengan kemenangan atas Georgia.

Menjelang laga melawan Indonesia di FIFA Series 2026 pada Senin (30/3/2026), Dimitrov mengaku memiliki kenangan mendalam dengan sepak bola Indonesia.

“Pertama, saya ingin mengatakan bahwa itu adalah periode yang sangat baik bagi saya. Saya punya kenangan indah di sini,” ucap Dimitrov dikutip dari BolaSport.

“Saya mengakhiri karier bermain saya di sini dan memulai karier kepelatihan saya di sini.”

Ia juga menyoroti perubahan besar dalam sepak bola Indonesia saat ini, terutama banyaknya pemain naturalisasi dan peningkatan jumlah staf pelatih.

“Perbedaan terbesar sekarang adalah banyaknya pemain naturalisasi. Dulu kami hanya mengandalkan pemain lokal.”

“Namun saat itu juga tim Indonesia termasuk salah satu yang terkuat dalam sejarahnya,” tambah mantan pemain Persija itu.

 

Dengan latar belakang panjang di Indonesia, Dimitrov bukanlah sosok asing bagi publik sepak bola nasional. Pengalamannya sebagai pemain dan pelatih di Tanah Air membuatnya memiliki perspektif unik saat menghadapi Timnas Indonesia.

Kini, di panggung FIFA Series 2026, Dimitrov kembali ke Indonesia, bukan sebagai pemain atau asisten, melainkan sebagai pelatih kepala tim lawan dengan misi membawa Bulgaria meraih hasil terbaik.

Biodata  Aleksandar Dimitrov

  • Nama lengkap: Aleksandar Kirilov Dimitrov
  • Tempat, tanggal lahir: Sofia, Bulgaria, 12 September 1976
  • Usia: 49 tahun (Maret 2026)
  • Kewarganegaraan: Bulgaria
  • Formasi andalan: 4-2-3-1

Karier klub (pemain)

  • 1982-1995: CSKA Sofia Junior
  • 1995-2000: Yantra Gabrovo
  • 2000-2002: Belasitsa Petrich
  • 2002: Persija Jakarta
  • 2003-2004: Gresik United
  • 2005: Akademik Sofia

Karier klub (pelatih)

  • 2006-2007: Persipura Jayapura (asisten)
  • 2007: Timnas Indonesia (asisten)
  • 2008-2009: PFC Septemvri Sofia
  • 2009: Vitosha Bistritsa
  • 2010-2012: Timnas Bulgaria U17
  • 2012: Botev Plovdiv (asisten)
  • 2013-2014: Timnas Bulgaria U19
  • 2014-2015: Timnas Bulgaria U17
  • 2016: Beroe Stara Zagora
  • 2017: Lokomotiv Gorna Oryahovitsa
  • 2018-2025: Timnas Bulgaria U21
  • 2025-sekarang: Timnas Bulgaria

(Tribunnews.com/Ali) (BolaSport/Wila Wildayanti)

Advertisements