ESDM upayakan 2 kapal Pertamina bisa melintasi Selat Hormuz

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan masih mengupayakan dua kapal tanker milik PT Pertamina (Persero) dapat melintasi Selat Hormuz.

Advertisements

“Kementerian ESDM terus berkomunikasi dan berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan proses pelintasan kapal Indonesia di Selat Hormuz dapat berjalan aman dan lancar,” kata Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia dalam keterangan tertulis, Ahad, 29 Maret 2026.

Dua kapal tersebut, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih tertahan di Teluk Persia sejak Iran menutup jalur strategis tersebut pada akhir Februari lalu. Selat Hormuz merupakan jalur distribusi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Sebelumnya, Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela mengatakan sejak awal pihaknya bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran telah menjalin komunikasi intensif dengan otoritas Iran.

Advertisements

“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran. Saat ini, hal tersebut tengah ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis dan operasional,” kata Nabyl.

Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping Vega Pita mengatakan perusahaan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk membahas aspek teknis pelayaran.

“PIS bersama dengan Kemlu tengah membahas teknis agar kedua kapal yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman. Saat ini kedua kapal tersebut masih berada di Teluk Arab,” katanya.

Pilihan Editor: Siapa Pengendali Selat Hormuz Saat Perang Iran-Israel

Advertisements