Tiket kereta api Lebaran terjual 4,9 juta hingga akhir Maret

PT KERETA Api Indonesia (Persero) telah menjual tiket kereta Lebaran sebanyak 4.978.544 pada 11-30 Maret 2026. Jumlah tersebut melampaui kapasitas 4.498.696 tempat duduk atau 110,7 persen.

Advertisements

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan mobilitas Lebaran tahun ini menunjukkan pergerakan waktu perjalanan yang lebih merata sejak awal.

“Sejak pertengahan Maret, volume penumpang terus meningkat dan tetap tinggi hingga fase arus balik,” katanya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 31 Maret 2026.

Layanan kereta api jarak jauh mencatat 4.170.700 penumpang atau 116,8 persen dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk. Sementara itu, kereta api lokal melayani 807.844 penumpang atau 87,2 persen dari kapasitas 926.936 tempat duduk.

Advertisements

Sejak 11-30 Maret 2026, KAI telah melayani 4.713.332 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 3.933.973 penumpang kereta api jarak jauh dan 779.359 penumpang kereta api lokal.

Anne mengatakan volume harian pelanggan kereta api jarak jauh menunjukkan tren kenaikan signifikan, khususnya pada tanggal 22-24 Maret yang menjadi fase tertinggi. “Masing-masing mencapai 242.810, 247.025, dan 250.650 penumpang per hari,” ujarnya.

Penjualan tiket melebihi kapasitas kursi karena satu kursi dapat digunakan secara bergantian oleh penumpang dengan tujuan berbeda. Selama periode angkutan Lebaran hingga 30 Maret, KAI mengoperasikan 8.844 perjalanan kereta api dengan tingkat ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,80 persen dan ketepatan waktu kedatangan 98,86 persen.

“Setiap perjalanan yang berlangsung selama Angkutan Lebaran menjadi bagian dari upaya KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ucap Anne.

Pilihan Editor: Tak Sungguh-sungguh Menghemat BBM

Advertisements