Ada 48 gempa susulan yang terjadi saat gempa 7,6 M guncang Sulut & Malut

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat total 48 kali gempa susulan saat gempa 7,6 magnitudo mengguncang Maluku Utara dan Sulawesi Utara pada Kamis (2/4). Gempa pertama kali mengguncang kawasan tersebut pada pukul 05.48 WIB.

Advertisements

“Hingga pukul 09.50 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 48 aktivitas rangkaian gempabumi susulan dengan kekuatan terbesar atau aftershock dengan magnitude antara 3 hingga 5,5 dan gempa dirasakan berjumlah 2 gempa,” ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, dalam jumpa pers secara daring, Kamis (2/4).

Dengan memperhatikan kondisi terkini dengan hasil observasi di beberapa wilayah terdampak, tak BMKG memastikan tak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan.

“Maka peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 09 lewat 56 menit waktu Indonesia bagian barat,” kata Kepala BMKG.

Advertisements

Saat ini BMKG terus memantau aktivitas gempa susulan yang terjadi dan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah tempat.

“Kami juga telah berkoordinasi langsung dengan kepala BNPB yang saat ini dalam perjalanan menuju ke lokasi. Nantinya dari pusat, dari pusat gempa nasional, diwakili oleh Pak PLT Direktur Sesmo Teknik, juga akan menuju lokasi bersama tim, serta akan didampingi juga oleh Kepala Balai MKG Wilayah 4, Balai MKG Wilayah 4 yang berpusatnya berlokasi di Makassar dan juga UPT-UPT BMKG yang ada di daerah-daerah terdampak gempa dan tsunami ini,” jelas Faisal.

Gempa berkekuatan 7,6 magnitudo mengguncang Bitung, Sulawesi Utara pada Kamis (2/4) sekitar pukul 05.48 WIB. Gempa susulan dengan kekuatan 5,5 magnitudo terjadi di Bitung, Sulawesi Utara, sekitar satu jam setelah gempa pertama. BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami di Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

BMKG mendeteksi tsunami setinggi 0,3 meter di Halmahera Barat pada 07.08 WITA dan 0,2 meter di Bitung pada 07.15 WITA. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi pantai hingga peringatan tsunami selesai.

Gempa tersebut juga mengakibatkan seorang warga di Manado, Sulawesi Utara, meninggal karena tertimpa reruntuhan. Satu orang lainnya dilaporkan mengalami patah kaki.

Advertisements