
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan bahwa kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Sosial tidak akan berlaku bagi unit pelayanan publik.
“WFH itu, itu akan dilakukan setiap Jumat kecuali Sekolah Rakyat, Poltekesos, itu kan pendidikan milik Kementerian Sosial, kemudian command center kami, sentra-sentra kami yang layanan sifatnya langsung melayani masyarakat, tidak- tidak melakukan WFH, begitu. Jadi yang sifatnya layanan itu tetap bekerja, tetap melaksanakan tugas, dan bisa kita harapkan melayani masyarakat sebagaimana mestinya,” ujar Gus Ipul di Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis (2/4).
Gus Ipul menegaskan, meskipun sebagian ASN menjalankan WFH, seluruh layanan sosial tetap berjalan normal tanpa pengurangan aktivitas maupun jam operasional.
“Ya sama, sama. Makanya ada pelayanan-pelayanan di sentra-sentra kami itu semua buka, tidak tutup. Mungkin pelayanan ke klinik-klinik kesehatan kita, kemudian rehabilitasi untuk penyandang disabilitas, ya kan, untuk izin-izin, untuk apa, command center kita itu semua tetap jalan,” katanya.
Ia memastikan bahwa ASN yang bertugas di sektor pelayanan publik tetap bekerja dari kantor atau work from office (WFO) untuk menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.
“Oh di kantor iya, tetap di kantor. Tetap WFO yang semua yang sifatnya layanan tadi, sekolah rakyat, Poltekesos, kemudian command center, sentra-sentra kita semua, perizinan-perizinan tetap,” tandas dia.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia