2026-04-05

Stefano Lilipaly Gabung Dewa United: Nomor Punggung Baru, Era Baru?

Kabar sensasional datang dari kancah sepak bola nasional! Dewa United secara resmi mengumumkan keberhasilan mereka mendatangkan bintang timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, untuk mengarungi kerasnya persaingan di Liga 1 2025/2026 serta kompetisi bergengsi tingkat Asia, AFC. Pemain berusia 35 tahun ini bergabung dengan status pinjaman dari Borneo FC dan akan berseragam klub asal Banten tersebut selama satu musim penuh. Menariknya, Lilipaly dilaporkan akan mengenakan nomor punggung yang tidak lazim, menambah keunikan dalam kepindahannya.

Advertisements

Mantan penggawa Bali United itu mengungkapkan kegembiraannya bisa berlabuh di Dewa United. Stefano Lilipaly secara khusus menyoroti profesionalisme klub serta kualitas fasilitas yang dinilainya sangat menunjang pengembangan potensi para pemain. “Saya sangat senang bisa bergabung dengan Dewa United,” ujar Stefano Lilipaly pada Minggu (6/7/2025). “Menurut saya, Dewa United adalah klub yang sangat profesional dan memiliki fasilitas lengkap. Terutama kualitas pemain yang mereka miliki sangat bagus.”

Piala Dunia Klub 2025 – Disemprot Neuer usai Bikin Musiala Patah Kaki, Donnarumma Dibela Courtois

Tidak hanya itu, Fano, sapaan akrabnya, juga menambahkan bahwa suasana tim yang kondusif dan sarana prasarana yang prima menjadi faktor krusial yang membuatnya yakin bahwa Dewa United adalah tempat ideal bagi seorang pemain untuk berkembang secara optimal. “Fasilitasnya sangat bagus dan lengkap. Anda bisa lihat sendiri bagaimana di sini berjalan dengan sangat profesional,” tambahnya dengan antusias. “Menurut saya, semua yang dibutuhkan pemain ada di klub ini, dan itu luar biasa.”

Advertisements

Pemain dengan nama lengkap Stefano Jantje Lilipaly ini datang dengan ambisi besar, yakni mengantar Dewa United meraih prestasi tertinggi di musim ini. Ia mematok target tinggi yang juga sejalan dengan harapan klub. “Saya datang ke sini dengan harapan bisa berkontribusi untuk tim menjadi juara. Itu adalah target yang diberikan klub. Bagi saya, target itu sangat bagus dan saya ingin menjadi juara bersama tim ini. Semoga tahun ini kita bisa meraih trofi juara,” tegasnya.

Cetak Kemenangan Pertama di European Talent Cup 2025, Ramadhipa Berlomba dengan Cerdas

Melihat kualitas skuad Dewa United yang dihuni banyak pemain berkualitas, Lilipaly optimistis timnya mampu tampil solid dan kompetitif baik di kancah domestik Liga 1 maupun di pentas Asia. “Kalau saya lihat, skuad Dewa United memiliki banyak pemain berkualitas,” ungkapnya. “Mungkin dengan hal tersebut, kami bisa memberikan yang terbaik ketika bermain di Liga 1 maupun di kompetisi Asia.”

Ayah Francesco Bagnaia Angkat Bicara: Pecco Lihat Marc Marquez Bukan Sekadar Pesaing tapi Guru Terbaik

Namun, Lilipaly juga sangat menyadari tantangan besar yang menanti di pentas Asia. Ia menyoroti perbedaan gaya bermain, atmosfer pertandingan, dan perjalanan panjang yang harus ditempuh. “Mengenai bermain di Asia, tentu akan ada banyak perbedaan,” jelasnya. “Akan ada banyak perjalanan juga, dan kadang ada tim yang lebih kuat dari tim Indonesia. Kita harus memperhatikan jika melawan klub Thailand atau Vietnam, karena menurut saya, mereka punya kualitas. Suasananya berbeda di negara lain, dan itu yang membuat kompetisi Asia terasa berbeda.”

Erick Thohir Buka Suara soal Isu Marselino Ferdinan Bakal Dipinjamkan ke Klub Belanda

Ringkasan

Dewa United secara resmi mendatangkan bintang timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, dari Borneo FC dengan status pinjaman untuk satu musim penuh. Pemain berusia 35 tahun ini akan mengarungi Liga 1 2025/2026 dan kompetisi AFC bersama klub asal Banten tersebut, serta akan mengenakan nomor punggung yang tidak lazim. Lilipaly menyatakan kegembiraannya bergabung, menyoroti profesionalisme klub, fasilitas lengkap, dan kualitas skuad Dewa United.

Ia datang dengan ambisi besar untuk membawa Dewa United meraih gelar juara, sejalan dengan target klub. Lilipaly optimistis timnya mampu tampil solid dan kompetitif di kancah domestik maupun Asia, meskipun ia menyadari tantangan besar di kompetisi Asia yang melibatkan perbedaan gaya bermain dan kualitas lawan dari negara lain.

Advertisements