2026-04-04

Vivo Y50 5G: HP Entry-Level Baterai 6000 mAh, Harga Terjangkau!

Produsen ponsel terkemuka asal China, Vivo, kembali menggebrak pasar dengan meluncurkan dua HP Vivo terbaru dari lini Y-series. Kedua smartphone tersebut, Vivo Y50 5G dan Vivo Y50m 5G, resmi diperkenalkan di pasar China pada Senin, 21 Juli 2025, menyasar segmen kelas awal atau entry-level.

Advertisements

Meskipun dirancang untuk segmen entry-level, Vivo Y50 5G dan Vivo Y50m 5G hadir dengan desain serta spesifikasi yang nyaris identik. Perbedaan krusial antara kedua model ini hanya terletak pada konfigurasi RAM. Vivo Y50 5G menawarkan pilihan RAM yang lebih beragam, yakni 4 GB, 6 GB, 8 GB, hingga 12 GB, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna. Sementara itu, Vivo Y50m 5G memulai konfigurasi RAM-nya dari 6 GB, tanpa opsi RAM 4 GB, sehingga varian terendahnya pun sudah cukup lega untuk kebutuhan multitasking sehari-hari.

Salah satu fitur yang menjadi daya tarik utama kedua ponsel ini adalah sektor daya tahannya. Baik Vivo Y50 5G maupun Vivo Y50m 5G dibekali dengan baterai super jumbo berkapasitas 6.000 mAh, menjanjikan penggunaan seharian penuh tanpa khawatir. Kapasitas besar ini juga didukung oleh teknologi pengisian cepat berdaya 44 watt, memastikan pengisian daya yang efisien dan tidak memakan waktu lama.

Di balik performanya, kedua smartphone Vivo terbaru ini mengandalkan chipset Mediatek Dimensity 6300, sebuah prosesor yang cukup mumpuni untuk kelasnya. Chipset ini dipadukan dengan pilihan media penyimpanan internal (storage) 128 GB atau 256 GB, menyediakan ruang yang cukup luas untuk aplikasi, foto, dan video. Hal ini memastikan pengalaman pengguna yang lancar untuk berbagai aktivitas, mulai dari menjelajah media sosial hingga bermain game ringan.

Advertisements

Beralih ke tampilan visual, Vivo Y50 5G dan Vivo Y50m 5G mengusung layar IPS LCD berukuran 6,74 inci. Layar ini menawarkan resolusi HD Plus (1.600 x 720 piksel) yang jernih serta didukung refresh rate 90 Hz, memberikan pengalaman visual yang lebih mulus saat menjelajah atau bermain game. Di bagian tengah atas layar, terdapat modul waterdrop notch yang menampung kamera selfie beresolusi 5 MP. Sementara itu, untuk kebutuhan fotografi utama, kedua ponsel ini dilengkapi dengan dua kamera belakang, masing-masing beresolusi 13 MP dan kamera VGA 0,08 MP.

Dari segi perangkat lunak, Vivo Y50 5G dan Vivo Y50m 5G menjalankan sistem operasi Android 15, menjadikannya salah satu ponsel pertama yang hadir dengan versi OS terbaru ini. Antarmuka pengguna yang digunakan adalah OriginOS 5, khas Vivo, yang menawarkan tampilan segar dan fitur-fitur intuitif. Dalam hal desain fisik dan ketahanan, kedua ponsel ini memiliki bobot 204 gram dengan ketebalan 8,2 mm. Menariknya, keduanya juga telah dilengkapi dengan rating IP64, yang berarti tahan terhadap percikan air dan debu, menambah durabilitas dalam penggunaan sehari-hari.

Di pasar China, Vivo Y50 5G dan Vivo Y50m 5G tersedia dalam tiga pilihan warna menarik: Azure, Diamond Black, dan Platinum. Untuk harga Vivo Y50 5G, dibanderol mulai dari 1.199 yuan (sekitar Rp 2,7 juta) untuk varian 4/128 GB. Sementara itu, harga Vivo Y50m 5G dimulai dari 1.499 yuan (sekitar Rp 3,4 juta) untuk varian terendah 6/128 GB. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan kedua smartphone terbaru Vivo ini di pasar Indonesia.

Ringkasan

Vivo telah meluncurkan dua smartphone entry-level terbaru, Vivo Y50 5G dan Vivo Y50m 5G, di pasar China pada 21 Juli 2025. Kedua model ini memiliki spesifikasi hampir identik, dengan perbedaan utama pada konfigurasi RAM. Daya tarik utama keduanya adalah baterai super jumbo berkapasitas 6.000 mAh yang didukung pengisian cepat 44 watt.

Ditenagai chipset Mediatek Dimensity 6300, ponsel ini dilengkapi layar IPS LCD 6,74 inci HD+ dengan refresh rate 90 Hz. Kamera depannya 5 MP, sementara kamera belakangnya ganda 13 MP dan 0,08 MP. Keduanya menjalankan Android 15 dengan antarmuka OriginOS 5 dan memiliki rating IP64 untuk ketahanan terhadap air dan debu. Harga Vivo Y50 5G dimulai sekitar Rp 2,7 juta, dan Vivo Y50m 5G dari sekitar Rp 3,4 juta di pasar China.

Advertisements