
Eks Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, terlihat tiba di Istana Negara, Jakarta pada Senin (27/4) siang. Kehadirannya di tengah spekulasi mengenai pengangkatannya sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) memicu perhatian publik.
Dudung Abdurachman mengonfirmasi bahwa dirinya menerima telepon dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya pada hari sebelumnya dan hari ini, terkait persiapan untuk kunjungannya ke Istana. “Kemarin dan tadi ditelepon oleh Letkol Teddy, Seskab, persiapan untuk ke istana jam 2.15 gladi, jam 3 pelantikan,” ungkapnya saat tiba.

Meskipun demikian, Dudung belum memberikan detail spesifik mengenai posisi jabatan yang akan diembannya. “Ya nanti kita lihat sebagai apa,” ujarnya singkat. Ia menegaskan komitmennya sebagai seorang prajurit yang selalu siap menjalankan perintah presiden. “Oh saya prajurit, harus siap, apalagi perintah presiden,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dudung Abdurachman menyatakan bahwa ia telah menerima arahan mengenai tugas-tugas yang diemban oleh KSP. “Ya arahannya bahwa tugas-tugas KSP itu ya bagaimana sebagai mengendalikan, mengawasi untuk kegiatan-kegiatan program prioritas nasional,” jelasnya.
Terkait kemungkinan dirinya menjabat di dua posisi sekaligus, Dudung menyebutkan bahwa ia masih menunggu arahan lebih lanjut. “Mungkin nanti dalam waktu dekat diserahterimakan yang lama,” katanya, sembari menambahkan, “Nanti petunjuk bapak presiden.”
Kunjungan Dudung Abdurachman ini bersamaan dengan kabar reshuffle kabinet yang diduga akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto hari ini. Selain Dudung, beberapa tokoh lain seperti Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol dan mantan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding juga terlihat hadir di Istana Negara.
Ringkasan
Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman tiba di Istana Negara pada Senin siang untuk mengikuti prosesi pelantikan setelah menerima panggilan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadirannya memperkuat spekulasi mengenai penunjukannya sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto. Dudung menyatakan kesiapannya sebagai prajurit untuk melaksanakan amanah tersebut sesuai arahan presiden.
Ia menjelaskan bahwa tanggung jawab utama KSP mencakup pengendalian serta pengawasan terhadap berbagai program prioritas nasional. Terkait kepastian jabatan tersebut, Dudung menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada petunjuk presiden dan proses serah terima jabatan mendatang. Kunjungan ini berlangsung bersamaan dengan kehadiran beberapa tokoh lain yang juga dikabarkan terlibat dalam perombakan kabinet.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia