
Prajogo Pangestu, selaku pemegang saham pengendali PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), resmi melepas sebagian kepemilikan sahamnya. Aksi korporasi yang berlangsung sepanjang akhir April hingga awal Mei 2026 ini dilakukan dengan tujuan strategis untuk meningkatkan jumlah saham yang beredar di publik atau free float.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 6 Mei 2026 yang dirilis melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), Prajogo melepas total 386.277.500 lembar saham. Transaksi tersebut dilakukan pada rentang harga Rp 1.180 hingga Rp 1.267 per saham.
Manajemen CUAN dalam keterbukaan informasinya pada Kamis (7/5) menegaskan bahwa tujuan utama dari divestasi ini adalah untuk menambah porsi saham free float perusahaan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham CUAN di pasar modal.
Proses penjualan saham dilakukan melalui lima tahapan transaksi. Pada 30 April 2026, Prajogo melepas 66,03 juta saham di harga Rp 1.267 dan 86,05 juta saham di harga Rp 1.221 per lembar. Aksi berlanjut pada 4 Mei 2026, di mana ia kembali melepas 12 juta saham (Rp 1.187), 94,18 juta saham (Rp 1.180), serta 128 juta saham (Rp 1.202) per lembar.
Secara keseluruhan, nilai transaksi dari penjualan saham ini mencapai sekitar Rp 467,98 miliar. Dengan adanya aksi pelepasan ini, porsi kepemilikan saham publik di CUAN kini tercatat berada di level 15,03 persen.
Meskipun jumlah kepemilikannya berkurang, posisi Prajogo Pangestu sebagai pemegang saham pengendali CUAN dipastikan tidak berubah. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan sahamnya tercatat turun dari 91,78 miliar lembar (81,64 persen) menjadi 91,39 miliar lembar atau setara dengan 81,29 persen.
Respon pasar terhadap aksi divestasi ini terlihat cukup dinamis. Hingga perdagangan sesi I hari ini, harga saham CUAN tercatat mengalami koreksi sebesar 3,63 persen atau turun 50 poin, yang menempatkan harga saham di level Rp 1.190 per lembar.
Ringkasan
Prajogo Pangestu selaku pemegang saham pengendali PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) telah melepas 386,27 juta lembar saham dengan nilai total mencapai Rp467,98 miliar. Aksi divestasi yang berlangsung antara akhir April hingga awal Mei 2026 ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah saham yang beredar di publik atau free float, sehingga diharapkan dapat memperbaiki likuiditas perdagangan saham perusahaan.
Pasca transaksi tersebut, porsi kepemilikan saham publik di CUAN meningkat menjadi 15,03 persen, sementara kepemilikan Prajogo berkurang dari 81,64 persen menjadi 81,29 persen. Meskipun porsi kepemilikannya turun, Prajogo tetap berstatus sebagai pemegang saham pengendali perusahaan. Sebagai respon terhadap aksi korporasi ini, harga saham CUAN sempat tercatat mengalami koreksi sebesar 3,63 persen di pasar modal.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia