
Paris Saint-Germain (PSG) resmi menahbiskan diri sebagai penguasa Eropa setelah menjuarai Liga Champions 2026. Dalam laga final yang mendebarkan di Puskas Arena, Budapest, Sabtu malam, 30 Mei 2026, Les Parisiens sukses menaklukkan Arsenal melalui drama adu penalti dengan skor 4-3, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga akhir babak perpanjangan waktu.
Arsenal sempat memberikan kejutan di awal pertandingan. Laga baru berjalan enam menit, Kai Havertz membawa The Gunners unggul melalui aksi individu yang ciamik. Penyerang asal Jerman tersebut sukses menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi oleh kiper PSG, Matvey Safonov. Keunggulan 1-0 untuk Arsenal bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, PSG meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-65 melalui eksekusi penalti Ousmane Dembele. Penalti diberikan setelah wasit Daniel Siebert meninjau insiden pelanggaran yang dilakukan Cristhian Mosquera di kotak terlarang melalui VAR. Dembele tampil tenang dan sukses mengecoh kiper Arsenal, David Raya, untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Secara statistik, PSG tampil begitu mendominasi sepanjang laga. Skuad asuhan Luis Enrique memegang kendali penuh dengan 75 persen penguasaan bola dan total melepaskan 18 tembakan, jauh mengungguli Arsenal yang hanya mencatatkan empat tembakan. Meskipun terus menekan, PSG kesulitan mencetak gol kemenangan di waktu normal.
Dominasi PSG hampir membuahkan hasil pada menit ke-77 lewat tembakan Khvicha Kvaratskhelia yang membentur tiang gawang. Begitu pula pada menit ke-89, saat tendangan voli Vitinha melambung tipis di atas mistar gawang. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu setelah skor 1-1 tidak berubah.
Pada babak tambahan, kedua tim bermain lebih berhati-hati dengan skema permainan yang ketat. Meski beberapa peluang tercipta, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga 120 menit berakhir. Pemenang pun harus ditentukan melalui babak adu penalti.
Dalam babak penentuan, Arsenal berhasil mencetak gol melalui Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli. Namun, harapan The Gunners pupus setelah eksekusi Gabriel Magalhaes dan Eberechi Eze melambung tinggi. Di sisi lain, PSG tampil lebih efektif dengan Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo sukses menjalankan tugasnya, sementara hanya Nuno Mendes yang gagal.
Eksekusi sukses dari Lucas Beraldo sebagai penendang terakhir memastikan kemenangan PSG dengan skor 4-3. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi gelar juara bagi raksasa Prancis tersebut, tetapi juga menandai catatan impresif PSG sebagai juara Liga Champions dalam dua musim beruntun.
Pilihan Editor: PSG Vs Arsenal: Pertemuan Dua Gaya Sepak Bola Spanyol
Pilihan Editor: Jalan Sabar Arsenal Menjadi Juara Liga Inggris 2026
Ringkasan
Paris Saint-Germain (PSG) resmi menjuarai Liga Champions 2026 setelah mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 di Puskas Arena, Budapest. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu, di mana gol Arsenal dicetak oleh Kai Havertz dan gol balasan PSG disumbangkan oleh Ousmane Dembele melalui titik putih. Hasil ini sekaligus memastikan PSG mempertahankan gelar juara kompetisi Eropa tersebut selama dua musim berturut-turut.
Sepanjang pertandingan, PSG tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 75 persen dan melepaskan 18 tembakan ke arah gawang Arsenal. Meski mendominasi, PSG kesulitan menuntaskan laga di waktu normal sehingga penentuan pemenang harus dilakukan lewat babak adu penalti. Dalam fase tersebut, keberhasilan eksekusi Lucas Beraldo memastikan kemenangan PSG setelah dua penendang Arsenal gagal menjalankan tugasnya.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia