
JogloNesia – Era keemasan Pep Guardiola di Manchester City tampaknya akan segera berakhir. Pelatih asal Spanyol tersebut dikabarkan bakal meninggalkan jabatannya pada musim panas 2026, keputusan yang mengemuka tak lama setelah Manchester City sukses mengamankan gelar Carabao Cup dan Piala FA.
Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak klub, berbagai sumber melaporkan bahwa pengumuman mengenai perpisahan ini akan disampaikan sebelum musim kompetisi berakhir. Nama Enzo Maresca pun kini mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi kursi pelatih. Pria berusia 46 tahun tersebut diproyeksikan untuk mengambil alih kendali taktik di Etihad Stadium, hanya empat bulan berselang setelah ia memutuskan hengkang dari Chelsea.
Baca Juga: Francisco Rivera Menggila! Persebaya Surabaya Wajib Libas Persik Kediri demi Kunci Empat Besar
Sinyal kepergian Guardiola sebenarnya sudah tercium sejak akhir 2025. Pada Desember 2025, The Athletic melaporkan bahwa Maresca mulai dikaitkan dengan Manchester City di tengah kencangnya spekulasi mengenai berakhirnya masa bakti Guardiola. Maresca sendiri meninggalkan Chelsea pada Januari meski masih terikat kontrak hingga 2029, dan ia sempat mengonfirmasi kepada pihak klub bahwa dirinya sedang menjalin komunikasi dengan manajemen City terkait potensi posisi tersebut.
Padahal, kontrak Pep Guardiola sejatinya baru berakhir pada Juni 2027 setelah perpanjangan yang dilakukan pada November 2024 lalu. Kala itu, Guardiola mengaku memilih untuk bertahan karena merasa belum bisa meninggalkan klub saat performa tim sedang berada dalam tren menurun.
“Saya tidak ingin mengecewakan klub. Saya merasa tidak bisa pergi saat itu,” ujar Guardiola.
Baca Juga: Robert Lewandowski Ucapkan Salam Perpisahan kepada Barcelona
Kendati demikian, spekulasi mengenai masa depannya terus memanas dalam beberapa bulan terakhir. Sebelum final Piala FA, Guardiola sempat menepis rumor tersebut dengan menegaskan bahwa dirinya masih memiliki satu tahun masa kontrak. Bahkan, saat dicecar pertanyaan mengenai masa depannya usai pertandingan final, ia hanya memberikan jawaban diplomatis, “Rumor? Semoga malammu menyenangkan.”
Situasi ini juga bertepatan dengan investigasi yang masih berjalan terkait lebih dari 115 dugaan pelanggaran regulasi keuangan Premier League oleh Manchester City. Walaupun klub telah membantah seluruh tuduhan tersebut, ketidakpastian ini menambah daftar panjang tantangan yang harus dihadapi City di masa transisi.
Saat ini, Manchester City masih memiliki dua pertandingan tersisa di musim ini, yakni melawan Bournemouth dan Aston Villa. Laga kandang menghadapi Aston Villa pada 24 Mei mendatang berpotensi menjadi panggung terakhir Guardiola, sekaligus laga krusial penentu gelar juara liga jika City mampu memangkas selisih dua poin dari Arsenal.
Baca Juga: Prediksi Chelsea vs Tottenham: Duel Panas Stamford Bridge, Spurs Berjuang Hindari Degradasi
Selama masa baktinya di Manchester City, Guardiola telah menorehkan prestasi fenomenal. Gelar Piala FA yang diraih usai mengalahkan Chelsea 1-0 di Wembley menjadi trofi Piala FA ketiganya, melengkapi gelar EFL Cup kelima yang diraih pada Maret lalu. Dilansir dari The Guardian, Guardiola telah mempersembahkan enam gelar Premier League, satu trofi UEFA Champions League, FIFA Club World Cup, UEFA Super Cup, serta tiga Community Shield.
Sejak didatangkan pada 1 Juli 2016 dari Bayern Munich, Guardiola sukses membangun dominasi absolut di Inggris. Setelah finis di posisi ketiga pada musim perdananya, ia membawa City meraih enam gelar liga dalam tujuh musim berikutnya, termasuk rekor 100 poin dalam satu musim serta pencapaian bersejarah treble continental pada musim 2022/2023.
Baca Juga: Yuran Fernandes Tak Dibawa! Berikut Daftar 26 Pemain Timnas Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Sementara itu, bagi Enzo Maresca, Manchester City bukanlah lingkungan yang asing. Ia pernah menangani tim U-21 City pada musim 2020/2021 dan kembali sebagai asisten Guardiola pada 2022. Pelatih asal Italia ini memiliki rekam jejak mentereng, mulai dari membawa Leicester City promosi ke Premier League hingga kesuksesannya bersama Chelsea, di mana ia berhasil membawa tim lolos ke Liga Champions serta meraih gelar Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Kepergian Guardiola diprediksi akan menandai perubahan besar bagi Manchester City. Selain pergantian di pos pelatih, sejumlah pemain senior yang telah menjadi pilar penting seperti Bernardo Silva dan John Stones dikabarkan juga akan turut meninggalkan klub.
Baca Juga: Usai Persib Pecahkan Kutukan di Parepare, Adam Alis: Kami Ingin Ukir Sejarah Juara di Bandung!
Ringkasan
Pep Guardiola dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada musim panas 2026, mengakhiri era keemasan yang telah menghasilkan berbagai gelar prestisius, termasuk enam gelar Premier League dan trofi Liga Champions. Meski kontraknya baru berakhir pada 2027, spekulasi mengenai kepergian pelatih asal Spanyol ini terus menguat di tengah masa transisi klub yang juga menghadapi investigasi terkait pelanggaran regulasi keuangan Premier League.
Enzo Maresca muncul sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan posisi Guardiola di Etihad Stadium. Pria berusia 46 tahun yang memiliki rekam jejak sukses bersama Leicester City dan Chelsea ini bukanlah sosok asing bagi Manchester City, karena ia pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Guardiola sebelumnya.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia