
Momen penuh keakraban tercipta saat Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja dalam rangka panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu, 23 Mei 2026. Di tengah suasana hangat tersebut, Presiden Prabowo sempat melontarkan candaan untuk mengganti atau melakukan reshuffle terhadap Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.
Kejadian bermula ketika Presiden Prabowo hendak menyebutkan nama desa lokasi panen raya dalam pidatonya. Saat itu, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas membisikkan bahwa desa tersebut bernama Karangduwur. Namun, warga yang hadir secara serentak mengoreksi informasi tersebut dan menegaskan bahwa lokasi acara berada di Desa Tegalretno, Kecamatan Petahanan.
Demi meluruskan informasi, Presiden Prabowo kemudian mempersilakan salah seorang warga naik ke atas panggung untuk menyebutkan nama desa yang benar melalui pengeras suara. Menanggapi kekeliruan stafnya, Presiden Prabowo pun berseloroh di hadapan publik. “Waduh, ini Menko tadi salah nama. Perlu di-reshuffle enggak kira-kira?” tanya Prabowo yang disambut jawaban kompak warga agar jangan melakukan hal tersebut.
Mendengar respons masyarakat, Presiden Prabowo menanggapi dengan nada jenaka, “Oh, untung rakyat sayang sama kamu,” ujar mantan Menteri Pertahanan tersebut kepada Zulkifli Hasan.
Kunjungan Presiden ke lokasi tambak udang tersebut dilakukan dengan agenda utama meninjau hasil panen raya. Mengenakan kemeja safari berwarna cokelat dan topi biru tua, Presiden Prabowo tampak antusias saat ikut menarik jala bersama para penambak. Usai memanen udang vaname atau udang kaki putih, ia melanjutkan rangkaian acara dengan memberikan sambutan di tenda yang telah disediakan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memberikan apresiasi terhadap Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kebumen. Proyek yang telah berjalan selama tiga tahun ini merupakan inisiatif yang diresmikan oleh mantan Presiden Joko Widodo dan mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 9 Maret 2023. Prabowo menilai perkembangan tambak tersebut kini telah mencapai standar kualitas dunia.
Presiden mengungkapkan bahwa tingkat produksi tambak di lokasi ini sangat mengesankan, dengan estimasi satu hektare lahan mampu menghasilkan hingga satu ton udang. Dengan harga jual terendah di kisaran Rp 70 ribu per kilogram, Prabowo memperkirakan potensi pendapatan per hektare bisa mencapai Rp 70 juta setiap kali panen. Angka tersebut, menurut Presiden, merupakan capaian yang luar biasa bagi produktivitas sektor pangan nasional.
Pilihan Editor: Rawan Curang Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih
Ringkasan
Dalam kunjungan kerja panen raya udang di Kebumen, Presiden Prabowo Subianto sempat melontarkan candaan mengenai rencana melakukan reshuffle terhadap Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Candaan tersebut muncul setelah Zulkifli Hasan memberikan informasi keliru mengenai nama desa lokasi acara kepada Presiden, yang kemudian dikoreksi langsung oleh warga setempat.
Selain momen tersebut, Presiden Prabowo memberikan apresiasi atas keberhasilan Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan yang kini telah mencapai standar kualitas dunia. Presiden menilai produktivitas tambak yang mencapai satu ton per hektare dengan potensi pendapatan yang besar merupakan capaian luar biasa bagi sektor pangan nasional.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia