Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) baru-baru ini melakukan peninjauan langsung terhadap hasil penindakan kontainer mineral oleh TNI AL di Batam. Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua Pelaksana PKH, bersama Ketua Pelaksana Satgas PKH yang juga menjabat Jampidsus Kejagung RI, Dr. Febriel Ardiansyah, serta Pangkoarmada RI Laksdya Denih Hendrata. Kontainer yang diamankan tersebut diketahui berisi tanah logam mineral yang mengandung unsur radioaktif berbahaya.
Langkah pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut atas laporan penyidik TNI AL mengenai penindakan kapal pengangkut mineral pada 17 Mei 2026. Dalam proses investigasi di lapangan, petugas membuka 15 dari total 25 kontainer untuk memastikan kesesuaian antara isi muatan dengan dokumen ekspor serta pengiriman barang. Hasil pembongkaran mengungkap fakta penting bahwa material yang diangkut ternyata memiliki kandungan radioaktif yang memerlukan pengawasan ketat.
Dalam keterangannya di Batam pada Rabu (27/5), Letjen TNI Richard Tampubolon menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam Indonesia. Ia menyampaikan mandat dari pimpinan TNI bahwa jajaran Angkatan Laut akan terus melakukan langkah-langkah tegas untuk memberantas setiap bentuk penyelundupan melalui jalur laut. Kehadiran tim dari Jakarta ini bertujuan untuk melihat secara langsung keberhasilan jajaran Kodaeral IV Batam dalam mengamankan komoditas strategis tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya penegakan hukum serta sinergi antarinstansi dalam mengawasi pengelolaan sumber daya alam nasional. Melalui koordinasi yang kuat, diharapkan kekayaan alam Indonesia tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan negara. Fokus pengawasan ini mencakup seluruh wilayah perairan strategis yang rawan terhadap praktik ilegal.
Kasum TNI juga menekankan bahwa pemberantasan penyelundupan sumber daya alam merupakan atensi utama dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pengawasan ketat mineral strategis, terutama jenis rare earth atau logam tanah jarang. Penutupan jalur-jalur penyelundupan ini menjadi prioritas nasional guna melindungi kekayaan mineral langka agar tidak keluar dari wilayah Indonesia secara ilegal.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia