Mengenang Sosok Ryamizard Ryacudu: Garang, Tegas, Humanis, dan Sederhana

Dunia militer dan pemerintahan Indonesia tengah berduka. Mantan Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, tutup usia pada Minggu (31/5). Sebagai penghormatan terakhir atas dedikasinya bagi bangsa, almarhum dimakamkan melalui upacara militer penuh di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Senin (1/6), setelah sebelumnya disemayamkan di Kantor Kementerian Pertahanan.

Advertisements

Kepergian sosok yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini menyisakan kenangan mendalam bagi banyak tokoh nasional. Dari rekan sejawat hingga pimpinan negara, semuanya memiliki kesan senada terhadap almarhum: sosok yang memadukan ketegasan militer dengan sikap humanis yang tulus.

Mengenang Sosok Tegas nan Humanis

Bagi rekan sesama purnawirawan, Ryamizard Ryacudu adalah figur yang sangat berwibawa. Letnan Jenderal (Purn) Agum Gumelar, Ketua Umum Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri, mengungkapkan bahwa di balik wajahnya yang tampak garang, Ryamizard memiliki sisi humanis yang menonjol.

Advertisements

“Seorang perwira tinggi yang punya sikap tegas dan terukur. Walaupun mukanya kelihatan garang, beliau sangat humanis. Beliau adalah senior yang sangat dihormati,” ujar Agum saat menghadiri prosesi persemayaman di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat.

Presiden ke-7 RI: Teladan Kesederhanaan dan Keberanian

Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, turut menyampaikan rasa dukacita mendalam atas wafatnya Ryamizard Ryacudu, yang pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan di era Kabinet Kerja. Jokowi mengenang almarhum sebagai menteri yang memiliki integritas tinggi.

“Beliau adalah menteri yang sederhana, tegas, dan berani,” kata Jokowi di kediamannya pada Senin (1/6). Jokowi juga memanjatkan doa agar segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.

Duka Mendalam dari Mendagri Tito Karnavian

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian juga menyampaikan belasungkawa secara langsung dengan bertakziah ke kediaman almarhum di Kompleks Puri Wira Bhakti, Cikeas, pada Minggu (31/5). Tito mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Ryamizard yang ia anggap sebagai senior sekaligus tokoh teladan.

“Saya mengenal cukup baik almarhum sebagai senior dan sangat hormat kepada beliau,” ujar Tito. Menurutnya, Ryamizard bukan hanya sosok nasional, tetapi juga tokoh penting bagi masyarakat Sumatera bagian selatan. Kedekatan personal ini membuat Tito merasa kehilangan sosok yang kerap menjadi tempatnya berdiskusi, baik terkait urusan kedinasan maupun hubungan kedaerahan.

Warisan Integritas dari Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengenang Ryamizard sebagai prajurit teladan yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk negara tanpa pamrih. Menurut Sjafrie, konsistensi pengabdian Ryamizard, dari pangkat perwira muda hingga mencapai posisi puncak, menjadi inspirasi nyata bagi prajurit TNI.

“Kita baru saja memakamkan seorang prajurit yang tidak menuntut balas jasa. Beliau menjadi teladan karena menjunjung tinggi integritas dan tidak menyukai tindakan yang melanggar aturan,” tegas Sjafrie usai upacara pemakaman. Baginya, keteladanan yang ditunjukkan Ryamizard akan terus menjadi standar moral bagi seluruh prajurit TNI Angkatan Darat dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Ringkasan

Indonesia kehilangan tokoh militer dan pemerintahan berpengaruh, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, yang wafat pada 31 Mei dan dimakamkan melalui upacara militer di TMP Kalibata. Mantan Menteri Pertahanan dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat ini dikenang sebagai sosok yang memadukan ketegasan militer dengan sikap humanis dalam pengabdiannya kepada negara.

Para tokoh nasional, termasuk Presiden Joko Widodo dan para menteri, menyoroti integritas tinggi, keberanian, serta kesederhanaan almarhum sepanjang kariernya. Ryamizard dianggap sebagai prajurit teladan yang mengabdi tanpa pamrih dan menjadi inspirasi moral bagi seluruh prajurit TNI dalam menjalankan tugasnya bagi bangsa dan negara.

Advertisements