Lo Kheng Hong Borong 19,9 Juta Saham SIMP Senilai Rp11,9 Miliar

JAKARTA, JogloNesia — Investor kawakan yang dikenal luas sebagai “Warren Buffett Indonesia”, Lo Kheng Hong, kembali menunjukkan aksinya di pasar modal. Baru-baru ini, ia tercatat menambah koleksi saham di PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).

Advertisements

Berdasarkan data keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi pembelian tersebut dilakukan pada 18 Mei 2026. Lo Kheng Hong memborong 19,90 juta lembar saham SIMP dengan harga Rp 600 per saham. Melalui aksi korporasi ini, ia telah mengalokasikan dana sekitar Rp 11,94 miliar.

Dalam keterangan tertulisnya pada Senin (1/6/2026), Lo Kheng Hong menegaskan bahwa tujuan utama dari transaksi tersebut adalah untuk menambah portofolio investasinya. Langkah ini sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemegang saham signifikan di emiten Grup Salim tersebut.

Berkat penambahan ini, total kepemilikan saham Lo Kheng Hong di SIMP meningkat dari sebelumnya 773.440.400 saham atau setara 4,98%, menjadi 793.340.400 saham yang merepresentasikan 5,11% dari total modal disetor perusahaan.

Advertisements

Di sisi lain, pergerakan harga saham SIMP belakangan ini mengalami tekanan. Pada perdagangan Jumat (29/5/2026), saham SIMP terkoreksi 1,77% dan ditutup di level Rp 555 per saham. Secara akumulatif, sejak awal tahun atau year to date (ytd), saham emiten ini tercatat telah mengalami penurunan sebesar 2,63%.

Bagi para pelaku pasar yang mencermati dinamika bursa, langkah strategis investor sekaliber Lo Kheng Hong sering kali menjadi sinyal penting untuk memantau kembali prospek saham yang dinilai masih memiliki nilai menarik di tengah fluktuasi pasar.

Ringkasan

Investor Lo Kheng Hong melakukan aksi beli sebanyak 19,9 juta lembar saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) pada 18 Mei 2026. Pembelian dilakukan di harga Rp600 per saham dengan total nilai investasi mencapai Rp11,94 miliar untuk menambah portofolio pribadinya.

Transaksi ini meningkatkan total kepemilikan saham Lo Kheng Hong di perusahaan Grup Salim tersebut dari 4,98% menjadi 5,11%. Langkah strategis ini dilakukan meskipun harga saham SIMP sedang mengalami tekanan dengan penurunan sebesar 2,63% secara year to date.

Advertisements