Duka Pemred JogloNesia Kenang Sosok Pegawai Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kompas TV. Salah satu karyawannya, Nur Ainia Eka Rahmadhynna atau yang akrab disapa Ain, menjadi korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan yang melibatkan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.

Advertisements

Pemimpin Redaksi Kompas TV, Yogi Arief Nugroho, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian mendiang. Saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (28/4), Yogi mengungkapkan rasa kehilangan yang luar biasa atas sosok rekan kerja sekaligus sahabat bagi tim redaksi.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kami keluarga besar Kompas TV dan redaksi Kompas TV mengalami kehilangan yang luar biasa atas kepergian rekan kami, sahabat kami, dan saudara kami,” ujar Yogi dengan penuh haru.

Selama berkarier di Kompas TV sejak bergabung pada November 2015, Ain dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi di Departemen Production Support. Rekan-rekannya mengenang Ain sebagai pribadi yang memiliki inisiatif tinggi, mudah bergaul dengan siapa pun, serta memiliki loyalitas kerja yang patut diapresiasi.

Advertisements

Peristiwa tragis ini bermula pada Senin (27/4) malam, saat Ain meninggalkan kantor sekitar pukul 19.31 WIB. Sang adik, Ian, telah menanti kedatangan kakaknya di stasiun, namun Ain tak kunjung muncul. Merasa khawatir, sang adik segera menghubungi rekan kerja kakaknya untuk mencari informasi.

Merespons hal tersebut, pihak Kompas TV segera melakukan upaya pencarian intensif. “Kami sempat menyiapkan mental untuk kemungkinan terburuk sembari terus berdoa mengharapkan mukjizat. Namun, sekitar pukul 14.00 WIB, kami mendapatkan konfirmasi bahwa rekan kami telah berpulang,” jelas Yogi.

Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. Rencananya, prosesi pemakaman almarhumah akan dilaksanakan di kawasan Tambun pada Rabu (29/4).

Ringkasan

Keluarga besar Kompas TV tengah berduka atas meninggalnya Nur Ainia Eka Rahmadhynna, seorang karyawan di Departemen Production Support yang menjadi korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Pemimpin Redaksi Kompas TV, Yogi Arief Nugroho, mengenang mendiang sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi, loyal, serta dikenal memiliki kepribadian yang baik selama berkarier sejak tahun 2015.

Peristiwa tragis tersebut terjadi setelah almarhumah meninggalkan kantor pada Senin malam. Setelah sempat dilakukan upaya pencarian intensif oleh pihak kantor dan keluarga, pihak terkait akhirnya mengonfirmasi kepergian mendiang pada Selasa siang. Jenazah saat ini telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dijadwalkan untuk dimakamkan di kawasan Tambun pada Rabu, 29 April.

Advertisements