
JogloNesia – Kobbie Mainoo resmi mengikat komitmen jangka panjang bersama Manchester United. Wonderkid berusia 21 tahun ini telah memperpanjang kontraknya dan akan tetap berseragam Setan Merah hingga Juni 2031, sebuah langkah yang menandai tekadnya untuk membawa klub kembali meraih kejayaan.
Bagi Mainoo, Manchester United bukan sekadar tempat bekerja, melainkan rumah yang telah membentuk jati dirinya. Perjalanan kariernya yang dimulai sejak usia enam tahun di akademi klub membuatnya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Old Trafford.
“Saya tumbuh besar menyaksikan dampak luar biasa yang diberikan klub ini terhadap kota kami. Saya sangat menikmati tanggung jawab besar saat mengenakan seragam kebanggaan ini,” ujar Mainoo seperti yang dikutip dari laman resmi Manchester United, Jumat (1/5).
Mario Lemos Kecewa, Persijap Gagal Dapat 1 Poin Usai Penalti di Menit Akhir Gagal
Ia menambahkan bahwa perjalanannya dari The Cliff, Littleton Road, hingga Carrington adalah pengalaman istimewa. “Saya mendapatkan hak istimewa untuk mewujudkan mimpi setiap hari. Keinginan saya untuk sukses di sini sama besarnya dengan antusiasme saya saat mengikuti sesi latihan pertama ketika masih berusia enam tahun,” lanjutnya.
Keputusan untuk bertahan hingga 2031 didorong oleh ambisinya membantu Manchester United memenangkan berbagai trofi bergengsi. Performa pemain bernomor punggung 37 ini pun terus menanjak, seiring dengan momentum positif yang dirasakan tim di bawah komando pelatih saat ini.
“Kita semua bisa merasakan momentum yang terus meningkat. Saya bertekad untuk terus meningkatkan performa agar bisa memainkan peran kunci dalam upaya Manchester United bersaing memperebutkan gelar juara secara rutin di masa depan,” ungkap Mainoo dengan penuh optimisme.
Jadwal Penjualan Tiket Chelsea vs AC Milan Tur Pramusim Jakarta
Karier Mainoo di tim utama melesat sejak debutnya di era Erik ten Hag pada perempat final Piala Liga (Carabao Cup) melawan Charlton Athletic saat usianya baru menginjak 17 tahun. Sejak saat itu, ia menjelma menjadi pilar penting di lini tengah dan telah sukses mempersembahkan dua gelar bergengsi, yakni Carabao Cup 2023 serta Piala FA 2024.
Namun, perjalanan kariernya bukannya tanpa hambatan. Mainoo sempat dikabarkan ingin hengkang saat jarang mendapatkan menit bermain di bawah asuhan Ruben Amorim. Saat itu, formasi 3-4-3 yang diterapkan sang pelatih lebih mengutamakan duet gelandang senior seperti Bruno Fernandes dan Casemiro, sehingga posisi Mainoo terpinggirkan.
Situasi berubah drastis setelah kursi kepelatihan beralih ke tangan legenda klub, Michael Carrick. Dengan skema 4-2-3-1, Carrick memberikan kepercayaan lebih kepada Mainoo untuk berduet dengan Casemiro di lini tengah. Dampak positifnya langsung terasa; Mainoo telah tampil sebagai starter dalam 12 pertandingan beruntun di Liga Inggris. Performa solid tersebut membawa Manchester United kini bertengger di posisi ketiga, membuka lebar peluang klub untuk kembali berkompetisi di Liga Champions.
BCS Datang ke Latihan, PSS Sleman Makin Termotivasi Hadapi PSIS Semarang
Kini, publik Old Trafford menantikan kontribusi lebih besar dari Mainoo hingga tahun 2031. Mampukah gelandang asal Stockport ini membawa Manchester United merajai Liga Inggris atau bahkan menaklukkan panggung Eropa di Liga Champions? Kiprahnya tentu akan terus menjadi sorotan menarik bagi para penggemar sepak bola.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia