
Kunci keberhasilan Garudayaksa FC menjuarai Pegadaian Championship 2025/2026 ternyata terletak pada persiapan mental dan taktis yang matang. Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan bahwa latihan eksekusi penalti secara rutin menjadi menu wajib yang ia terapkan kepada anak asuhnya. Strategi ini terbukti jitu saat Garudayaksa sukses menaklukkan PSS Sleman melalui adu penalti 4-3 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026).
Kedua tim sebelumnya bermain sengit hingga skor berakhir imbang 2-2 sampai babak tambahan waktu selesai. Widodo mengaku sudah mengantisipasi skenario adu penalti sejak awal. “Saya pribadi sudah memprediksi final ini tidak mudah dan bisa berujung hingga babak penalti. Itulah alasan mengapa setiap selesai latihan, saya selalu meminta pemain untuk mengasah kemampuan tendangan 12 pas,” ujar Widodo dalam konferensi pers usai pertandingan.
Dalam drama adu penalti, tensi sempat memuncak ketika eksekutor pertama Garudayaksa, Everton Nascimento, gagal melaksanakan tugasnya karena bola melambung tinggi. Namun, ketenangan pemain lainnya menjadi pembeda. Empat penendang berikutnya sukses menjalankan tugas, sementara kiper Garudayaksa, Yoewanto Beny, tampil gemilang dengan menepis dua tendangan pemain PSS Sleman, Kevin Gomes dan Gustavo Tocantins. Widodo menyebut kebiasaan berlatih membuat para pemainnya tetap enjoy dan tenang dalam situasi krusial.
Di balik sengitnya persaingan di lapangan, Widodo menekankan pentingnya sportivitas. Pelatih berusia 55 tahun ini berpendapat bahwa sepak bola bukan sekadar tentang menang atau kalah, melainkan sarana membangun persaudaraan. “Saya kira yang juara bukan hanya Garudayaksa, tapi juga PSS. Di sepak bola, hal terpenting adalah persaudaraan,” tambahnya. Terkait persiapan musim depan di kompetisi Super League, mantan pelatih Bali United dan Arema FC ini menyatakan akan segera berdiskusi dengan manajemen klub.
Di sisi lain, pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, memberikan apresiasi atas semangat juang anak asuhnya. Sempat tertinggal dua gol pada babak pertama akibat aksi Alfin Kelilauw (23′) dan penalti Everton Nascimento (31′), PSS mampu bangkit setelah turun minum. Dua gol dari Gustavo Tocantins (61′ dan 90+3′) menjadi bukti daya juang tim berjuluk Super Elja tersebut.
“Kita kehilangan fokus di babak pertama sehingga Garudayaksa bisa menguasai permainan. Namun, di babak kedua kita bermain sangat baik dan mampu menyamakan kedudukan,” ungkap Ansyari. Meski harus mengakui keunggulan lawan melalui adu penalti, Ansyari tetap bangga dengan performa timnya, termasuk kontribusi Irvan Mofu yang dinilai mampu menghidupkan serangan PSS di babak kedua.
Selain Garudayaksa dan PSS Sleman, satu tiket promosi lainnya ke Super League musim depan telah diamankan oleh Adhyaksa FC, yang memastikan posisi setelah menang tipis 1-0 atas Persipura Jayapura di babak play-off. Ketiga klub ini akan melengkapi peta persaingan kasta tertinggi musim depan, menggantikan PSBS Biak dan Semen Padang yang dipastikan harus turun kasta.
Pilihan Editor: Mengapa Kekerasan Terus Terjadi di Sepak Bola Indonesia
Pilihan Editor: Persaingan Panas Menghindari Degradasi di Liga Inggris
Ringkasan
Keberhasilan Garudayaksa FC menjuarai Pegadaian Championship 2025/2026 didorong oleh persiapan taktis matang, khususnya melalui latihan rutin eksekusi penalti yang diterapkan pelatih Widodo Cahyono Putro. Strategi tersebut terbukti krusial saat tim mengalahkan PSS Sleman melalui adu penalti 4-3, setelah bermain imbang 2-2 sepanjang pertandingan. Penampilan gemilang kiper Yoewanto Beny yang menepis dua tendangan lawan menjadi penentu kemenangan dalam drama adu penalti yang menegangkan.
Selain Garudayaksa FC dan PSS Sleman, Adhyaksa FC juga memastikan diri promosi ke Super League musim depan setelah mengalahkan Persipura Jayapura di babak play-off. Pelatih Widodo menekankan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja keras serta semangat sportivitas dan persaudaraan di lapangan. Ketiga tim tersebut akan melengkapi peta persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim mendatang, menggantikan klub yang terdegradasi.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia