
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi memulai proses penjaringan calon Rektor untuk masa bakti 2026-2030. Tahap pendaftaran bagi para bakal calon telah dibuka sejak 15 Mei dan akan berlangsung hingga 4 Juni 2026 mendatang.
Ketua Panitia Pemilihan, Prof. Ifrani, menjelaskan bahwa tahapan awal ini difokuskan pada penjaringan bakal calon guna melakukan verifikasi berkas administrasi secara mendalam. Setelah proses tersebut rampung, daftar bakal calon akan diumumkan kepada publik pada 12 Juni 2026, diikuti dengan masa sanggah hingga 17 Juni 2026.
Proses kemudian berlanjut ke tahap penyaringan melalui mekanisme Senat Universitas. Dalam tahap ini, setiap bakal calon diwajibkan memaparkan visi, misi, serta program kerja di hadapan anggota Senat. Rangkaian proses ini nantinya akan berujung pada penetapan calon Rektor pada 27 Juni 2026. Tahapan pemilihan final dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus 2026, yang nantinya ditutup dengan penyampaian berita acara hasil pemilihan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Prof. Ifrani berharap partisipasi aktif dari civitas akademika ULM untuk mendaftarkan diri. Hal ini penting agar anggota Senat dan pihak-pihak yang memiliki hak suara memiliki banyak opsi dalam menyeleksi sosok pemimpin yang mampu memberikan kontribusi terbaik bagi universitas.
Terdapat sejumlah persyaratan krusial bagi calon Rektor ULM, di antaranya harus berpendidikan doktor (S3) dan memiliki jenjang akademik dosen paling rendah Lektor Kepala. Selain itu, calon harus berusia paling tinggi 60 tahun per tanggal 4 Oktober 2026.
Dari sisi pengalaman manajerial, calon diwajibkan pernah menjabat sebagai ketua jurusan atau posisi setara, maupun ketua lembaga selama minimal dua tahun di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Alternatif lainnya, calon harus memiliki pengalaman minimal sebagai pejabat eselon II.a di lingkungan instansi pemerintah. Terakhir, calon dipastikan tidak pernah melakukan pelanggaran integritas akademik dan tidak pernah tersangkut pidana penjara.
Saat ini, ULM dipimpin oleh Prof. Ahmad Alim Bachri yang menjabat sebagai Rektor untuk periode 2022-2026. Sebagai PTN terbesar dan terbaik di Kalimantan dengan predikat akreditasi Unggul, ULM terus berkomitmen mencari sosok pemimpin yang mampu menjaga serta meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi di masa depan. (antara/jpnn)
Ringkasan
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah membuka proses penjaringan calon Rektor untuk periode 2026-2030 sejak 15 Mei hingga 4 Juni 2026. Tahapan ini mencakup verifikasi administrasi, pemaparan visi dan misi di hadapan Senat Universitas, hingga pemilihan final yang dijadwalkan pada 26 Agustus 2026. Hasil akhir pemilihan nantinya akan disampaikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Para calon Rektor wajib memenuhi kriteria krusial, di antaranya berpendidikan S3, memiliki jabatan akademik minimal Lektor Kepala, dan berusia maksimal 60 tahun. Selain itu, kandidat harus memiliki pengalaman manajerial di perguruan tinggi atau instansi pemerintah serta memiliki rekam jejak integritas yang bersih. Pemilihan ini bertujuan untuk mendapatkan pemimpin terbaik guna mempertahankan predikat akreditasi Unggul ULM.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia