Proyek Giant Sea Wall Dimulai Usai Relokasi Kampung Nelayan

Rencana pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall di pesisir utara (Pantura) Jawa kini memasuki tahapan krusial. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah melakukan serangkaian penelitian dan analisis mendalam untuk mematangkan proyek infrastruktur skala besar tersebut.

Advertisements

Wakil Menteri KKP sekaligus Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa, Didit Herdiawan Ashaf, menjelaskan bahwa tanggul ini direncanakan berdiri di tengah laut, dengan jarak sekitar empat hingga enam kilometer dari garis pantai. Proyek ini diproyeksikan akan dimulai dalam waktu dekat, sejalan dengan agenda prioritas Presiden Prabowo, yakni pengembangan kawasan Kampung Nelayan.

“Pembangunan ini mencakup dua dimensi utama, yaitu program dan infrastruktur. Keduanya harus berjalan secara beriringan agar dampaknya optimal,” ujar Didit saat memberikan keterangan di Surabaya, Jumat (24/4/2026).

Di sisi lain, KKP juga terus mengakselerasi pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Jawa Timur. Saat ini, beberapa titik telah berdiri di wilayah Gresik, Kabupaten Malang, Tuban, Pasuruan, dan Sumenep. Nantinya, setiap wilayah akan memiliki pola pengembangan yang terbagi menjadi pusat kegiatan (hub) dan kawasan penyangga.

Advertisements

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Timur, Muhammad Isa Anshori, menambahkan bahwa Kampung Nelayan ini dirancang sebagai kawasan terintegrasi. Fasilitas yang disediakan meliputi pelabuhan, cold storage atau tempat penyimpanan ikan, hingga kios khusus nelayan yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan produktivitas para pelaku usaha perikanan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri telah mengusulkan pembangunan 40 Kampung Nelayan baru. Namun, realisasinya akan bergantung pada hasil verifikasi di lapangan terkait kelayakan setiap lokasi. Untuk memastikan standar kualitas terjaga, pengelolaan setiap kampung akan diawasi langsung oleh empat perwakilan dari KKP, dengan alokasi anggaran yang berkisar antara Rp 20 hingga Rp 25 miliar per lokasi.

Pilihan Editor: Mengapa Industri Jalan Tol Mengalami Stagnasi

Ringkasan

Pemerintah tengah mematangkan rencana pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall di pesisir utara Jawa, yang direncanakan berlokasi empat hingga enam kilometer dari garis pantai. Proyek infrastruktur skala besar ini akan dilaksanakan beriringan dengan program prioritas pengembangan kawasan Kampung Nelayan di berbagai wilayah Jawa Timur.

Pengembangan Kampung Nelayan dirancang sebagai kawasan terintegrasi yang dilengkapi dengan fasilitas pelabuhan, gudang penyimpanan ikan, dan kios untuk meningkatkan produktivitas nelayan. Pemerintah saat ini tengah melakukan verifikasi lokasi bagi usulan 40 kampung baru dengan anggaran Rp 20 hingga Rp 25 miliar per lokasi yang diawasi langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Advertisements