Astra International Siapkan Belanja Modal Rp36 Triliun untuk Ekspansi Bisnis

PT Astra International Tbk. (Astra) bersiap memperkuat ekspansi bisnisnya dengan menyiapkan belanja modal (Capex) sebesar Rp 36 triliun untuk tahun 2026. Angka tersebut mencatatkan peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan realisasi belanja modal pada tahun 2025 yang menyentuh angka Rp 32 triliun.

Advertisements

Direktur Astra, Hsu Hai Yeh atau yang akrab disapa Amy Hsu, menjelaskan bahwa alokasi dana tersebut ditujukan untuk mendukung pemeliharaan operasional serta investasi pada sektor-sektor strategis. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi terkini dan peluang pasar yang tersedia. Meski demikian, detail lebih mendalam mengenai fokus investasi baru akan dipublikasikan setelah proses tinjauan strategi bisnis perusahaan rampung.

Pernyataan tersebut disampaikan Amy dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Menara Astra, Jakarta, pada Kamis, 23 April 2026. Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur Astra, Rudy, menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu tinjauan strategis sebelum merinci alokasi investasi tahun ini. Namun, ia memberi sinyal bahwa sektor kesehatan tetap menjadi salah satu fokus utama Astra sepanjang tahun 2025 dan seterusnya.

Sebagai gambaran, komitmen Astra pada sektor kesehatan telah terlihat sejak tahun 2025, di mana perusahaan menginvestasikan dana sebesar Rp 8,6 triliun. Investasi tersebut mencakup penambahan porsi kepemilikan saham sebesar 20 persen di PT Medikaloka Hermina Tbk. serta akuisisi 31 persen saham di perusahaan teknologi kesehatan, Halodoc.

Advertisements

Dalam menghadapi tantangan global, Rudy menegaskan bahwa Astra akan tetap menerapkan kedisiplinan operasional yang ketat untuk menjaga kesehatan keuangan perusahaan. Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi terhadap faktor eksternal, termasuk ketidakpastian akibat situasi geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi dinamika bisnis. Fokus utama Astra saat ini adalah beradaptasi secara efektif di tengah kondisi pasar yang terus berubah dengan cepat.

Pilihan Editor: Jalan Terjal Pengembangan Bioavtur

Ringkasan

PT Astra International Tbk. telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp36 triliun untuk tahun 2026, yang mencerminkan peningkatan sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pemeliharaan operasional dan investasi strategis, dengan sektor kesehatan yang terus menjadi salah satu fokus utama perusahaan.

Meskipun rincian investasi masih menunggu hasil tinjauan strategi bisnis, Astra berkomitmen untuk menjaga kedisiplinan operasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Langkah ini diambil sebagai strategi mitigasi perusahaan dalam menghadapi tantangan geopolitik dan dinamika pasar yang terus berubah.

Advertisements