Medco (MEDC) bakal lepas 150 juta saham hasil buyback untuk ESOP dan MSOP

JAKARTA — PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) berencana mengalihkan sebagian saham hasil pembelian kembali (buyback) kepada karyawan dan jajaran manajemen. Langkah ini akan diresmikan melalui skema program kepemilikan saham yang telah dijadwalkan untuk dimintai persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 4 Juni 2026 mendatang.

Advertisements

Corporate Secretary MEDC, Siendy K. Wisandana, menjelaskan bahwa pengalihan saham tersebut ditujukan bagi karyawan, direksi, serta dewan komisaris, baik di tingkat perseroan maupun entitas anak dan afiliasi perusahaan. Program ini menjadi wujud apresiasi sekaligus insentif strategis bagi internal perusahaan.

Baca Juga: Medco (MEDC) Terbitkan Surat Utang US$200 Juta, Tawarkan Kupon 8,625%

Dalam keterbukaan informasi, Siendy menyampaikan bahwa mata acara RUPST tersebut menjadi agenda penting untuk mendapatkan restu dari para pemegang saham terkait penggunaan saham hasil buyback. Per 31 Maret 2026, MEDC tercatat memiliki 455,6 juta lembar saham treasuri, atau setara dengan 1,81% dari total modal ditempatkan dan disetor.

Advertisements

Dari total saham treasuri tersebut, perseroan berencana mengalihkan 150 juta lembar saham yang berasal dari aksi buyback tahun 2025. Saham ini nantinya akan dialokasikan ke dalam dua program utama, yakni Employee Share Allocation Program (ESAP) dan Management Share Allocation Program (MSAP).

Baca Juga: Amunisi Medco Energi (MEDC) Genjot Produksi Migas 2026

Perlu diketahui, ESAP dan MSAP merupakan program berkelanjutan yang telah diterapkan Medco sejak 2017. Melalui skema ini, penerima saham tidak dibebankan biaya pembayaran apa pun karena program ini dirancang murni sebagai bagian dari insentif perusahaan.

Perseroan mengambil kebijakan ini setelah mempertimbangkan ketersediaan saham hasil buyback sebelumnya yang dinilai tidak lagi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan program dalam beberapa tahun ke depan. Dengan alokasi tambahan ini, MEDC optimistis kebutuhan untuk program ESAP dan MSAP periode 2026–2028 dapat terpenuhi dengan baik.

Baca Juga: Laba Bersih Medco (MEDC) Anjlok jadi Rp1,7 Triliun pada 2025

Lebih lanjut, pelaksanaan pengalihan saham ini akan tetap mematuhi regulasi yang berlaku. Hal ini termasuk merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 29/2023 yang mengatur batas waktu pengalihan saham treasuri maksimal tiga tahun sejak pembelian kembali dilakukan, dengan opsi perpanjangan yang dimungkinkan sesuai aturan.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi tersebut.

Ringkasan

PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) berencana mengalihkan 150 juta lembar saham hasil pembelian kembali (buyback) kepada karyawan, direksi, dan dewan komisaris melalui program ESAP dan MSAP. Rencana strategis ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 4 Juni 2026. Alokasi saham ini diberikan sebagai bentuk insentif tanpa dipungut biaya kepada penerima yang memenuhi syarat.

Langkah ini diambil karena cadangan saham treasuri perseroan diperkirakan tidak mencukupi untuk kebutuhan program insentif periode 2026–2028. Pelaksanaan pengalihan saham tersebut dipastikan akan mematuhi regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait batas waktu pengalihan saham hasil buyback. Hingga Maret 2026, MEDC tercatat memiliki total 455,6 juta lembar saham treasuri.

Advertisements