
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta kembali menginformasikan adanya pembatalan delapan jadwal perjalanan kereta api pada Rabu, 29 April. Keputusan ini merupakan dampak lanjutan dari insiden tabrakan yang terjadi sebelumnya di wilayah Bekasi Timur, yang sempat mengganggu kelancaran operasional perjalanan kereta api.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. “KAI Daop 1 Jakarta memohon maaf atas masih adanya pembatalan sejumlah perjalanan kereta api pada hari ini,” ujar Franoto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4). Ia menambahkan, “Hal ini merupakan bagian dari upaya normalisasi rangkaian guna memastikan perjalanan kereta api selanjutnya dapat berjalan dengan tepat waktu, aman, dan lancar.”
Delapan perjalanan kereta api yang dibatalkan tersebut mencakup keberangkatan dari dua stasiun utama di Jakarta, yaitu Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir. Upaya ini dilakukan demi memastikan keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan kereta api di masa mendatang.
Dari Stasiun Pasar Senen, lima kereta api yang perjalanannya dibatalkan antara lain:
- KA Brantas dengan relasi Pasarsenen–Blitar, dijadwalkan berangkat pukul 14.10 WIB.
- KA Jayakarta dengan relasi Pasarsenen–Surabaya Gubeng, dijadwalkan berangkat pukul 17.10 WIB.
- KA Majapahit dengan relasi Pasarsenen–Malang, dijadwalkan berangkat pukul 17.40 WIB.
- KA Bogowonto dengan relasi Pasarsenen–Lempuyangan, dijadwalkan berangkat pukul 18.10 WIB.
- KA Bangunkarta dengan relasi Pasarsenen–Jombang, dijadwalkan berangkat pukul 12.25 WIB.
Sementara itu, dari Stasiun Gambir, terdapat tiga perjalanan kereta api yang dibatalkan, yaitu:
- KA Parahyangan dengan relasi Gambir–Bandung, yang seharusnya berangkat pukul 07.30 WIB.
- KA tambahan dengan relasi Gambir–Yogyakarta, yang dijadwalkan berangkat pukul 17.15 WIB.
- KA Purwojaya dengan relasi Gambir–Cilacap, yang seharusnya berangkat pukul 07.00 WIB.
Sebagai bentuk tanggung jawab penuh, KAI berkomitmen memberikan kompensasi penuh berupa pengembalian bea tiket sebesar 100 persen bagi seluruh pelanggan yang terdampak pembatalan ini. Proses pengembalian dana (refund) dapat dilakukan hingga tujuh hari ke depan terhitung sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.
Selain opsi pengembalian dana, pelanggan juga diberikan fleksibilitas untuk melakukan penjadwalan ulang perjalanan atau mengganti dengan kereta api lain yang ketersediaannya masih ada. “Kami memastikan seluruh pelanggan yang terdampak pembatalan akan mendapatkan pengembalian dana secara penuh atau difasilitasi untuk menggunakan perjalanan KA lainnya sesuai ketersediaan,” tegas Franoto, menekankan komitmen pelayanan KAI.
Ringkasan
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta membatalkan delapan perjalanan kereta api dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Rabu, 29 April. Pembatalan ini merupakan dampak lanjutan dari insiden tabrakan di wilayah Bekasi Timur sebagai upaya normalisasi rangkaian agar perjalanan berikutnya berjalan aman dan tepat waktu.
KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan operasional tersebut dan menjamin pengembalian dana tiket sebesar 100 persen bagi pelanggan yang terdampak. Selain pengembalian dana, penumpang juga diberikan opsi untuk melakukan penjadwalan ulang atau beralih ke perjalanan kereta api lainnya sesuai dengan ketersediaan kursi.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia