
Otoritas Spanyol mulai melakukan evakuasi terhadap penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terdampak wabah hantavirus pada Minggu (10/5). Proses evakuasi berlangsung di Pelabuhan Granadilla de Abona, dekat Pulau Tenerife, dengan pengawasan ketat dari otoritas kesehatan guna memastikan tidak ada kontak langsung antara penumpang dan masyarakat umum.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Spanyol mengonfirmasi bahwa tim medis telah dikerahkan ke atas kapal untuk melakukan pemeriksaan akhir. Setelah dinyatakan siap, para penumpang diturunkan secara bertahap menggunakan kapal kecil. Kapal pesiar mewah tersebut sebelumnya berlayar dari perairan Cape Verde menuju Spanyol pada Rabu (6/5), menyusul permintaan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Uni Eropa agar Spanyol memfasilitasi evakuasi pasca-munculnya wabah hantavirus di atas kapal.
Meskipun risiko penularan terhadap populasi umum dinilai tetap rendah, badan kesehatan publik Eropa menetapkan seluruh penumpang MV Hondius sebagai kontak berisiko tinggi sebagai bentuk tindakan pencegahan utama.
Proses Pemulangan Bertahap
Dilansir dari Reuters, warga negara Spanyol menjadi kelompok pertama yang dievakuasi dalam rombongan kecil berjumlah lima orang. Mereka segera dipindahkan menggunakan bus menuju bandara untuk diterbangkan ke Madrid dengan pesawat militer khusus.
Menteri Kesehatan Spanyol, Monica Garcia, menjelaskan bahwa proses evakuasi selanjutnya akan dilakukan secara terjadwal mengikuti kedatangan pesawat dari masing-masing negara asal penumpang. Penumpang asal Belanda dijadwalkan menjadi kelompok berikutnya yang meninggalkan kapal, diikuti oleh warga negara Jerman, Belgia, dan Yunani. Setelah itu, proses pemulangan akan berlanjut bagi penumpang dari Turki, Prancis, Inggris, serta Amerika Serikat.

Lebih lanjut, Garcia menambahkan bahwa operasi evakuasi akan diakhiri dengan penerbangan dari Australia yang dijadwalkan tiba pada Senin sore. Penerbangan tersebut direncanakan untuk menjemput enam penumpang asal Australia, Selandia Baru, dan beberapa negara Asia lainnya.
Sebelum kapal diizinkan berlabuh, Kemenkes Spanyol telah memastikan bahwa MV Hondius telah melewati prosedur pemeriksaan kesehatan yang ketat. Pihak kementerian menyatakan bahwa kondisi higienis serta lingkungan di dalam kapal berada dalam taraf yang memadai. Selain itu, tidak ditemukan adanya hewan pengerat, sehingga potensi penularan hantavirus melalui media tikus di atas kapal dinilai sangat kecil kemungkinannya.
Sebagai langkah akhir dari operasional ini, sebanyak 30 kru kapal tetap akan berada di atas MV Hondius. Mereka bertugas membawa kapal kembali ke Belanda, di mana kapal tersebut nantinya akan menjalani proses disinfeksi secara menyeluruh.
Ringkasan
Otoritas Spanyol telah mengevakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius di Pelabuhan Granadilla de Abona akibat wabah hantavirus. Proses ini dilakukan dengan pengawasan kesehatan yang ketat untuk memastikan tidak ada kontak dengan masyarakat umum, meskipun risiko penularan bagi populasi di luar kapal dinilai rendah.
Evakuasi dilakukan secara bertahap melalui pesawat khusus bagi warga negara asal penumpang dari berbagai negara. Sementara itu, 30 kru kapal akan tetap berada di atas kapal untuk membawa MV Hondius kembali ke Belanda guna menjalani proses disinfeksi menyeluruh setelah seluruh penumpang berhasil dipindahkan.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia