Niat Kurban untuk Diri Sendiri: Panduan Lengkap Idul Adha 2026

JogloNesia – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Muslim mulai bersiap menunaikan ibadah kurban sebagai wujud ketakwaan. Ibadah ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana meneladani semangat pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang begitu taat menjalankan perintah Allah SWT.

Advertisements

Bagi mereka yang memiliki kemampuan finansial, menyembelih hewan kurban adalah ibadah yang sangat dianjurkan. Baik dilakukan secara mandiri maupun melalui panitia kurban, memahami tata cara dan bacaan niat yang benar menjadi kunci agar ibadah tersebut sah serta bernilai pahala.

Perseteruan Ratu Sofya dan Orang Tuanya Muncul Lagi Usai Disomasi Rumah Produksi

Niat memegang peranan vital dalam setiap ibadah. Dalam konteks kurban, niat berfungsi sebagai penentu sahnya penyembelihan. Sebelum melakukan penyembelihan atau menyerahkan hewan kepada panitia, pekurban dianjurkan untuk membaca niat khusus. Berikut adalah bacaan niat kurban untuk diri sendiri:

Advertisements

Arab:

نويت األضحية عن نفسي للهِ تَعَالى

Latin:

Nawaitu al-udhiyyah ‘an nafsi li-llahi ta’ala.

Artinya:

“Saya berniat berkurban sunah atas diri saya karena Allah Ta’ala.”

Bacaan niat ini sebaiknya diucapkan dengan menghadap ke arah kiblat saat akan melaksanakan proses penyembelihan. Jika Anda menyerahkan hewan kurban kepada panitia, niat tersebut dapat dibaca pada saat proses serah terima hewan dilakukan.

Berdasarkan penjelasan dari NU Online, apabila seseorang telah berniat kurban saat menyerahkan hewannya kepada panitia, maka kurbannya tetap dianggap sah. Hal ini berlaku meskipun panitia penyembelih tidak lagi melafalkan niat secara spesifik untuk nama orang tersebut.

Namun, jika pemilik kurban belum sempat berniat sama sekali, maka tanggung jawab niat beralih kepada pihak yang melaksanakan penyembelihan. Hal ini diperkuat oleh pendapat Syekh Abu Bakar bin Muhammad Syatho Ad-Dimyathi dalam kitab I’anatuht Thalibin (juz 2, halaman 379-380):

“Apabila seseorang mewakilkan penyembelihan kurban, maka cukup niatnya orang yang mewakilkan saja. Tidak dibutuhkan niatnya orang yang menerima perwakilan (penyembelih), bahkan meskipun apabila penyembelih tidak mengetahui bahwa yang disembelih merupakan hewan kurban sekalipun, tidak menjadi masalah.”

Dengan memahami ketentuan niat ini, diharapkan ibadah kurban Anda di Hari Raya Idul Adha 2026 berjalan lancar dan diterima oleh Allah SWT.

Niat Sholat Idul Adha Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya untuk Imam dan Makmum

Ringkasan

Ibadah kurban menjelang Idul Adha 2026 merupakan wujud ketakwaan yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang mampu. Penentuan niat memegang peranan krusial bagi keabsahan kurban, dengan bacaan “Nawaitu al-udhiyyah ‘an nafsi li-llahi ta’ala” yang dianjurkan untuk dibaca sendiri saat proses penyembelihan atau saat menyerahkan hewan kepada panitia.

Apabila seseorang telah berniat saat menyerahkan hewan kurban kepada panitia, maka ibadahnya tetap dianggap sah meskipun penyembelih tidak melafalkan niat secara spesifik. Jika pemilik kurban belum sempat berniat, tanggung jawab niat tersebut dapat beralih kepada pihak yang mewakili penyembelihan sesuai dengan ketentuan syariat yang berlaku.

Advertisements