
JogloNesia JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan performa positif pada penutupan perdagangan Rabu (27/8/2025), berhasil menguat 0,38% hingga mencapai level 7.936,18. Untuk melanjutkan tren penguatan ini dan menjaga momentum kenaikan pada perdagangan hari ini, Kamis (28/8/2025), IHSG menghadapi tantangan penting untuk bertahan di atas level krusial 7.981.
Ivan Rosanova, Technical Analyst dari Binaartha Sekuritas, melalui risetnya yang dirilis Rabu (27/8/2025), menjelaskan bahwa secara teknikal, pergerakan IHSG saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi sideways yang cukup ketat. Pasar bergerak di antara level support 7.858 dan level resistance 7.981. “Penebusan terhadap salah satu level kunci ini akan menjadi indikasi kuat arah pergerakan IHSG berikutnya,” tegas Ivan.
Lebih lanjut, Ivan memproyeksikan bahwa apabila IHSG berhasil menembus dan bertahan di atas level resistance 7.981, maka target selanjutnya adalah menguji kembali resistance 8.025. Sebaliknya, jika tekanan jual lebih dominan dan IHSG turun melewati level support 7.858, ada potensi untuk mengisi area gap yang terletak di rentang 7.800–7.835, mengindikasikan koreksi lanjutan.
IHSG Diproyeksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Hari Ini (28/8)
Menyikapi kondisi pasar yang dinamis ini, Binaartha Sekuritas juga merilis ulasan lengkap rekomendasi saham pilihan untuk para investor dan trader pada perdagangan hari ini, Kamis (28/8/2025):
1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
Saham BBRI terpantau telah menembus support minor di level Rp 4.100. Kondisi ini membuka potensi terjadinya koreksi lanjutan menuju area Rp 3.950–Rp 4.000, di mana level tersebut sekaligus akan menguji garis SMA-20 sebagai support dinamis.
- Rekomendasi: Trading Buy di rentang Rp 3.950–Rp 4.010
- Support: Rp 3.950
- Resistance: Rp 4.220, Rp 4.370, Rp 4.530
2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
Untuk saham BRPT, terdapat perkiraan kuat akan dimulainya pembalikan tren kenaikan apabila harga mampu bertahan konsisten di atas level support Rp 1.930. Namun, perlu diwaspadai, koreksi dapat terekstensi lebih jauh hingga Rp 1.710 jika BRPT gagal mempertahankan level Rp 1.930.
- Rekomendasi: Speculative Buy di rentang Rp 1.930–Rp 2.080
- Support: Rp 1.930
- Resistance: Rp 2.600, Rp 2.790, Rp 3.020
3. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
Saham EXCL menunjukkan koreksi agresif pada Rabu (27/8) dan kini bergerak di bawah garis SMA-20 pada grafik harian. Dengan kondisi ini, EXCL berpotensi menguji area Rp 2.530–Rp 2.640 dalam pekan ini, menyajikan peluang untuk strategi buy on weakness.
- Rekomendasi: Buy on Weakness di rentang Rp 2.530–Rp 2.640
- Support: Rp 2.530
- Resistance: Rp 2.900, Rp 3.010, Rp 3.130
4. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
INCO masih memiliki prospek untuk melanjutkan tren kenaikan jangka pendek pada pola koreksi irregular wave b, dengan target menuju Rp 4.280. Prospek ini akan terjaga selama harga tetap berada di atas support Fibonacci penting di level Rp 3.600.
- Rekomendasi: Trading Buy di rentang Rp 3.700–Rp 3.800
- Support: Rp 3.600
- Resistance: Rp 3.980, Rp 4.140, Rp 4.280
5. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
Pergerakan saham INDF terpantau telah menembus di bawah level Rp 7.675. Indikasi ini menunjukkan bahwa tren penurunan berpotensi berlanjut menuju support Fibonacci berikutnya di level Rp 7.400. Selain itu, indikator MACD juga turut memperkuat sinyal momentum bearish yang sedang terjadi.
- Rekomendasi: Hold atau Buy on Weakness di rentang Rp 7.400–Rp 7.550
- Support: Rp 7.400
- Resistance: Rp 8.175, Rp 8.500, Rp 8.700
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,38% mencapai 7.936,18 pada penutupan perdagangan Rabu (27/8/2025). Untuk melanjutkan tren positif, IHSG perlu bertahan di atas level krusial 7.981 pada Kamis (28/8/2025). Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyebut IHSG sedang dalam fase konsolidasi ketat antara level support 7.858 dan resistance 7.981, dengan penembusan salah satu level ini akan menjadi penentu arah berikutnya.
Menyikapi kondisi pasar, Binaartha Sekuritas merekomendasikan saham-saham pilihan untuk hari ini. BBRI direkomendasikan Trading Buy, BRPT dan INCO direkomendasikan Speculative Buy dan Trading Buy dengan potensi kenaikan jika memenuhi syarat tertentu. Sementara itu, EXCL disarankan Buy on Weakness, dan INDF direkomendasikan Hold atau Buy on Weakness mengingat potensi kelanjutan tren penurunan.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia