JogloNesia JAKARTA. PT Petrosea Tbk (PTRO) mengumumkan langkah strategis penting melalui penandatanganan Perjanjian Fasilitas Berjangka dengan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) pada tanggal 28 Agustus 2025. Kesepakatan ini mengamankan fasilitas pinjaman dengan nilai maksimum mencapai Rp 2,5 triliun, dengan jangka waktu selama delapan tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dana segar ini direncanakan untuk mendukung sejumlah inisiatif kunci perusahaan. Anto Broto, Sekretaris Perusahaan PT Petrosea Tbk, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut akan dialokasikan untuk belanja modal dan penguatan modal kerja. Kedua aspek ini vital dalam rangka pengembangan usaha di lini bisnis engineering, procurement, and construction (EPC) yang merupakan fokus utama perseroan.
Lebih lanjut, fasilitas pinjaman dari kreditur terkemuka ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi PTRO dalam meningkatkan kinerja operasional dan keuangan secara signifikan. Penggunaan dana yang terarah ini diproyeksikan akan memberikan dampak positif yang substansial terhadap kelangsungan usaha dan prospek pertumbuhan perusahaan ke depan.
Anto Broto juga menegaskan bahwa pelaksanaan transaksi ini akan memperkuat fundamental perusahaan tanpa menimbulkan dampak material yang negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun keberlanjutan usaha PT Petrosea Tbk. Hal ini mengindikasikan bahwa manajemen telah memperhitungkan dengan cermat implikasi dari fasilitas pinjaman berskala besar ini.
Ringkasan
PT Petrosea Tbk (PTRO) telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Berjangka dengan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) pada tanggal 28 Agustus 2025. Kesepakatan ini mengamankan fasilitas pinjaman dengan nilai maksimum Rp 2,5 triliun dan memiliki jangka waktu selama delapan tahun sejak tanggal penandatanganan.
Dana tersebut akan dialokasikan untuk belanja modal dan penguatan modal kerja guna mendukung pengembangan usaha di lini bisnis engineering, procurement, and construction (EPC). Transaksi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional dan keuangan PTRO, serta memperkuat fundamental perusahaan tanpa menimbulkan dampak negatif yang material.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia