Demo DPRD Sumut Ricuh! Lempar Botol Warnai Aksi, Situasi Kondusif

Aliansi buruh dan rakyat Sumatera Utara (AKBAR SUMUT) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sumut, Medan, pada Senin (1/9). Aksi damai yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB ini sempat diwarnai insiden pelemparan botol, menandai intensitas awal demonstrasi.

Advertisements

Ratusan peserta demo buruh dan rakyat memadati area DPRD Sumut, membawa tujuh poin tuntutan massa yang krusial. Di antara tuntutan utama yang disuarakan adalah pembubaran DPR dan pembubaran partai politik. Selain itu, massa juga secara tegas menuntut agar perwakilan DPRD Sumut bersedia menemui mereka secara langsung untuk mendengarkan aspirasi.

Menanggapi desakan tersebut, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti akhirnya muncul menemui para demonstran. Dalam kesempatan itu, Erni menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir. “Dengan hati yang tulus, kami menyampaikan permohonan maaf kepada saudara saya. Mungkin sikap dan langkah kami belum memenuhi kemauan masyarakat Sumut,” ujar Erni di hadapan massa, di depan Kantor DPRD Sumut.

Erni menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa suara massa tidak akan terabaikan. Ia berjanji akan membawa dan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan langsung ke pimpinan DPR RI. “Untuk membenahi diri, mungkin banyak kekurangan dari kami. Dan lembaga ini perlu membenahi diri, sehingga apa yang kalian suarakan tak tinggal di jalan ini, kami pastikan suara kalian bisa kami bawa dan kami perjuangkan,” imbuhnya, menekankan pentingnya perbaikan internal lembaga.

Advertisements

Aksi unjuk rasa yang berlangsung cukup intens ini akhirnya berakhir damai pada pukul 18.00 WIB. Setelah massa membubarkan diri, situasi di sekitar lokasi demo buruh dan rakyat kembali kondusif. Arus lalu lintas yang sempat terganggu juga kembali normal, menandai berakhirnya kegiatan dengan tertib.

Ringkasan

Aliansi buruh dan rakyat Sumatera Utara (AKBAR SUMUT) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sumut, Medan, pada Senin (1/9). Aksi yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB ini sempat diwarnai insiden pelemparan botol, namun berlangsung damai. Ratusan peserta membawa tujuh tuntutan utama, termasuk pembubaran DPR dan partai politik, serta menuntut perwakilan DPRD Sumut menemui mereka.

Menanggapi tuntutan massa, Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti, menemui demonstran dan menyampaikan permohonan maaf. Erni berjanji akan membawa serta memperjuangkan aspirasi yang disampaikan langsung ke pimpinan DPR RI. Aksi unjuk rasa tersebut berakhir damai pada pukul 18.00 WIB, dengan situasi di lokasi dan arus lalu lintas kembali kondusif.

Advertisements