Erick Thohir Jadi Menpora, Mundur dari PSSI? Ini Kata FIFA!

Erick Thohir resmi menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia. Penunjukan ini memicu perdebatan di kalangan publik, terutama mengenai potensi konflik kepentingan mengingat Erick Thohir juga masih menjabat sebagai Ketua Umum PSSI. Apakah Erick Thohir akan mundur dari PSSI?

Advertisements

Presiden Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai Menpora di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu (17/9) sore WIB. Bersamaan dengan pelantikan ini, Erick Thohir juga secara resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Menteri BUMN, posisi yang diembannya sejak tahun 2019.

Erick Thohir dijadwalkan menjabat sebagai Menpora hingga tahun 2029. Di sisi lain, masa baktinya sebagai Ketua Umum PSSI baru akan berakhir pada tahun 2027, setelah ia terpilih pada tahun 2023. Situasi inilah yang memunculkan kekhawatiran mengenai rangkap jabatan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Pasalnya, PSSI secara struktural berada di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Menanggapi isu ini, Erick Thohir memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh dan menyerahkan keputusan akhir kepada FIFA.

“Nanti kan ada prosesnya di FIFA. FIFA sebagai badan olahraga tertinggi di dunia nanti mereka yang akan menentukan,” ungkap Erick Thohir kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/9).

Advertisements

“FIFA yang atur nanti semuanya. FIFA, saya tidak tahu, nanti FIFA bersurat. Semua aturan dari FIFA,” imbuhnya, menegaskan bahwa keputusannya akan sepenuhnya mengikuti arahan dari badan sepak bola dunia tersebut.

Dengan ketidakpastian ini, spekulasi mengenai pengganti Erick Thohir di PSSI mulai bermunculan. Saat ini, PSSI memiliki dua Wakil Ketua Umum, yaitu Zainudin Amali dan Ratu Tisha. Jika Erick Thohir memutuskan untuk mundur, salah satu dari mereka berpotensi untuk menggantikannya sebagai Ketua Umum PSSI.

Penulis: Kevin Siadari

Ringkasan

Erick Thohir resmi dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Istana Kepresidenan, mengakhiri jabatannya sebagai Menteri BUMN. Penunjukan ini memicu perdebatan publik mengenai potensi konflik kepentingan karena ia juga menjabat Ketua Umum PSSI hingga tahun 2027, sementara PSSI secara struktural berada di bawah naungan Kemenpora. Ia dijadwalkan menjabat Menpora hingga tahun 2029.

Menanggapi isu rangkap jabatan ini, Erick Thohir memilih untuk menyerahkan keputusan akhir kepada FIFA sebagai badan olahraga tertinggi dunia, menegaskan akan mengikuti semua aturan yang ditetapkan. Spekulasi mengenai pengganti di PSSI mulai muncul, dengan Wakil Ketua Umum Zainudin Amali dan Ratu Tisha disebut sebagai kandidat potensial.

Advertisements