JogloNesia JAKARTA. Kabar gembira menyelimuti lantai bursa pada Kamis (23 Oktober 2025), ketika empat raksasa perbankan, yang dikenal sebagai big banks di Bursa Efek Indonesia (BEI), kompak mengakhiri perdagangan di zona penguatan.
Hingga penutupan pukul 16.00 WIB, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) seluruhnya membukukan kenaikan signifikan. Hal ini mencerminkan optimisme investor yang membara terhadap prospek kinerja sektor perbankan menjelang akhir tahun, menjadi pendorong utama di pasar modal.
BBNI Catat Kenaikan Paling Impresif
Di antara empat pilar perbankan, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) tampil sebagai bintang utama dengan lonjakan harga paling mencolok. Pada penutupan perdagangan pukul 16.00 WIB, BBNI berhasil mengukuhkan diri di level Rp4.240 per saham, melesat 5,21% dibandingkan posisi penutupan Rabu (22/10).
Kinerja luar biasa ini menegaskan sentimen positif yang kuat dari pelaku pasar terhadap potensi pertumbuhan kredit dan profitabilitas bank milik negara tersebut di tengah dinamika ekonomi yang ada. Momentum penguatan BBNI menjadi sinyal kepercayaan investor terhadap fundamental yang kokoh.
IHSG Melonjak 1,49% ke 8.274, UNVR, EXCL dan TLKM Top Gainers LQ45, Kamis (23/10)
BBRI dan BMRI Ikut Mengukir Penguatan Solid
Tidak hanya BBNI, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga turut mencatatkan performa gemilang dengan kenaikan yang solid. Harga saham BBRI meroket 3,24% dan ditutup di angka Rp3.820 per saham. Penguatan ini tak lepas dari derasnya minat beli, baik dari investor ritel maupun institusi asing, yang secara konsisten menopang pergerakan sahamnya.
Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga mengukuhkan posisinya di zona hijau, menutup perdagangan pada level Rp4.430 per saham, melonjak 2,31% dari hari sebelumnya. Meskipun sempat menyentuh puncak intraday di Rp4.440, koreksi tipis menjelang penutupan tidak mengurangi pesona penguatan BMRI yang turut membangkitkan semangat pasar.
BEI Suspensi Saham Puri Global Sukses (PURI) Mulai Kamis (23/10/2025)
BBCA: Kenaikan Tipis Namun Tetap Konsisten
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), meskipun dengan kenaikan paling moderat di antara jajaran big banks, tetap berkontribusi pada sentimen positif. Pada penutupan sesi, BBCA berada di posisi Rp8.325 per saham, naik 1,52% dibandingkan penutupan kemarin.
Saham favorit investor ini sempat menyentuh level tertinggi Rp8.350 sebelum sedikit mereda di penghujung perdagangan. Kenaikan BBCA, walau tipis, menegaskan bahwa optimisme terhadap sektor perbankan merata di seluruh emiten papan atas, menjaga momentum positif di BEI.
Ringkasan
Pada Kamis (23 Oktober 2025), empat bank raksasa di Bursa Efek Indonesia, yaitu BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI, kompak mengakhiri perdagangan di zona penguatan. Kenaikan ini mencerminkan optimisme investor yang tinggi terhadap prospek kinerja sektor perbankan menjelang akhir tahun. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menjadi yang paling menonjol dengan lonjakan harga 5,21%, ditutup pada level Rp4.240 per saham.
Selain BBNI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga mencatat kenaikan solid sebesar 3,24% menjadi Rp3.820 per saham. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turut menguat 2,31% dan ditutup pada Rp4.430 per saham. Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berkontribusi pada sentimen positif dengan kenaikan 1,52% menjadi Rp8.325 per saham, menunjukkan optimisme yang merata di sektor ini.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia