
Peluang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan terbatas pada perdagangan Jumat, 31 Oktober, meskipun sebelumnya telah mencatatkan penguatan tipis. Menurut laporan Sajian Pagi Menu Trading (SAPA MENTARI) dari BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), sentimen positif di pasar masih solid, namun potensi aksi ambil untung atau profit taking oleh pelaku pasar dapat menahan laju indeks. Ini mengindikasikan adanya pertarungan antara dorongan beli dan tekanan jual setelah reli singkat di beberapa sesi terakhir.
Pada perdagangan Kamis, 30 Oktober, IHSG berhasil ditutup menguat 0,22% dan bertengger di level 8.184. Penguatan ini disertai dengan lonjakan net foreign buy yang signifikan, mencapai Rp945 miliar, menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap pasar domestik. Kinerja positif tersebut terutama didorong oleh performa cemerlang sektor teknologi, energi, dan keuangan. Optimisme pasar terkait potensi pemangkasan suku bunga The Fed serta dukungan dari rilis laporan keuangan kuartal III-2025 sejumlah emiten besar turut menjadi katalis pendorong.
Secara teknikal, tim riset BRIDS memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang support 8.088 dan resistance 8.200. Dengan proyeksi ini, pergerakan indeks memang cenderung dibatasi oleh dorongan profit taking yang kemungkinan dilakukan oleh para pelaku pasar. Hal ini wajar terjadi setelah serangkaian reli singkat yang mendorong indeks naik dalam beberapa sesi sebelumnya, sehingga investor memanfaatkan momentum untuk mengamankan keuntungan.
Mengingat dinamika pasar yang ada, BRIDS juga membagikan sejumlah rekomendasi saham menarik untuk perdagangan hari ini. Berikut adalah beberapa pilihan saham yang berpotensi memberikan keuntungan:
Pertama, Kalbe Farma Tbk (KLBF) dengan rekomendasi BUY. Saham ini menunjukkan tren bullish yang kuat, ditandai dengan kenaikan volume transaksi yang signifikan. Selama harga mampu bertahan di atas level support 1.275–1.300, KLBF berpeluang besar untuk melanjutkan penguatan menuju area 1.375–1.430.
Selanjutnya adalah United Tractors Tbk (UNTR), juga dengan rekomendasi BUY. Saham ini konsisten bergerak dalam tren naik jangka pendek. Setelah sukses menembus level resistance 27.200–27.450, UNTR kini berpotensi untuk melaju menuju resistance berikutnya di kisaran 28.575–29.125.
Pilihan lain jatuh pada Vale Indonesia Tbk (INCO), dengan rekomendasi BUY. Saham INCO berhasil menembus level resistance krusial di 4.550, yang didukung oleh lonjakan volume transaksi yang mencolok. BRIDS memproyeksikan potensi penguatan lanjutan untuk saham ini menuju kisaran harga 4.840–5.000.
Terakhir, Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) juga direkomendasikan BUY. Saham ini membentuk pola ascending triangle yang kuat dan berhasil menembus garis leher (neckline) di level 2.450. Selama harga dapat bertahan di atas level tersebut, MDKA berpotensi melanjutkan penguatan signifikan menuju target 2.620–2.740.
MDKA Chart by TradingView
Selain faktor domestik, pergerakan pasar saham juga tak lepas dari pengaruh sentimen global. Dari arena global, bursa Wall Street pada Kamis, 30 Oktober, terpantau ditutup melemah. Indeks Dow Jones turun 0,23%, S&P 500 terkoreksi 0,99%, dan Nasdaq anjlok 1,57%. Pelemahan ini dipicu oleh tekanan jual pada saham teknologi raksasa seperti Meta dan Microsoft, serta meningkatnya kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) di masa mendatang yang cenderung hawkish. Kondisi di bursa global ini tentu akan turut memengaruhi sentimen investor di pasar Asia, termasuk Indonesia, meskipun dukungan dari faktor-faktor domestik diharapkan mampu membatasi dampak negatif tersebut pada pergerakan IHSG.
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas atau konsolidasi pada perdagangan Jumat, 31 Oktober, meskipun sentimen pasar masih positif. Potensi aksi ambil untung oleh pelaku pasar dapat menahan laju indeks. Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,22% ke 8.184 pada Kamis, didukung net foreign buy Rp945 miliar serta kinerja sektor teknologi, energi, dan keuangan. Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) memproyeksikan IHSG berada di rentang support 8.088 dan resistance 8.200.
Di tengah dinamika tersebut, BRIDS merekomendasikan empat saham untuk dibeli. Saham-saham tersebut adalah Kalbe Farma (KLBF) yang bullish, United Tractors (UNTR) dengan tren naik jangka pendek, Vale Indonesia (INCO) yang menembus resistance krusial, dan Merdeka Copper Gold (MDKA) yang membentuk pola ascending triangle kuat. BRIDS melihat potensi penguatan signifikan untuk keempat saham tersebut. Sentimen global dari Wall Street yang melemah juga akan memengaruhi, namun faktor domestik diharapkan mampu membatasi dampak negatifnya.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia