
Kementerian Keuangan memutuskan untuk menarik sementara publikasi laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kinerja dan Fakta (KiTa) edisi Maret 2026. Keputusan ini diambil tidak lama setelah siaran pers tersebut sempat mengudara di situs resmi kementerian pada Kamis, 30 April 2026.
Awalnya, materi APBN KiTa diunggah ke publik karena agenda konferensi pers yang sedianya dijadwalkan pada 29 April 2026 sempat dibatalkan. Namun, pihak kementerian kemudian memutuskan untuk tetap menyelenggarakan konferensi pers tersebut, sehingga publikasi yang sudah terlanjur diunggah terpaksa ditarik kembali.
Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan melalui keterangannya pada Kamis malam, 30 April 2026, menyampaikan permohonan maaf atas penarikan sementara siaran pers dan materi slide APBN KiTa periode Maret 2026 tersebut. Mereka menegaskan bahwa konferensi pers mengenai kinerja APBN KiTa akan dijadwalkan ulang dan dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026.
Sebagai informasi, APBN KiTa merupakan laporan rutin bulanan yang disusun oleh Kementerian Keuangan. Publikasi ini berfungsi sebagai bentuk transparansi fiskal dan tanggung jawab publik dalam memaparkan kinerja anggaran negara setiap bulannya.
Dalam dokumen tersebut, tersaji ringkasan mengenai perkembangan perekonomian terkini serta kondisi keuangan negara, mulai dari realisasi pendapatan, belanja pemerintah, hingga posisi pembiayaan dan utang. Laporan ini juga merinci detail pendapatan negara yang mencakup sektor perpajakan, kepabeanan dan cukai, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Selain itu, terdapat pula laporan mengenai belanja rutin serta alokasi anggaran untuk berbagai program prioritas nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebelum insiden penarikan publikasi APBN KiTa ini, Kementerian Keuangan juga mengumumkan penundaan agenda konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang seharusnya berlangsung pada 30 April 2026. Meski telah menyampaikan permohonan maaf, kementerian belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan penundaan maupun jadwal pengganti untuk konferensi pers KSSK tersebut.
Hingga saat ini, materi terkait kinerja APBN KiTa per 31 Maret 2026 sempat tersedia di situs resmi Kementerian Keuangan dalam bentuk siaran pers dan slide presentasi sebelum akhirnya diturunkan. Terkait perubahan keputusan yang mendadak ini, pihak Tempo telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Deni Surjantoro, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada respons yang diberikan.
Pilihan Editor: Pemerintah Terlambat Menerbitkan UU APBN 2026. Ada Apa?
Ringkasan
Kementerian Keuangan secara resmi menarik sementara publikasi laporan APBN KiTa edisi Maret 2026 dari situs resminya. Keputusan ini diambil karena adanya perubahan jadwal konferensi pers yang sedianya batal dilakukan, namun akhirnya diputuskan untuk tetap diselenggarakan pada 6 Mei 2026.
Pihak kementerian telah menyampaikan permohonan maaf atas penarikan materi tersebut yang berisi data kinerja fiskal, pendapatan, serta realisasi belanja negara. Selain penundaan ini, kementerian juga menunda agenda konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dijadwalkan pada 30 April 2026 tanpa penjelasan resmi lebih lanjut.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia