
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi meluncurkan IDX Hotdesk. Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari kelanjutan agenda reformasi pasar modal Indonesia yang bertujuan untuk memperkuat keterlibatan pelaku pasar dalam pengembangan ekosistem yang lebih kompetitif di tingkat global.
Sebagai sarana komunikasi terintegrasi, IDX Hotdesk dirancang untuk memfasilitasi dialog dua arah antara regulator dan pemangku kepentingan. Layanan ini memungkinkan pelaku pasar untuk menyampaikan masukan, saran, serta konsultasi secara lebih efisien demi mendukung kemajuan pasar modal nasional.
Pelaksana Harian Sekretaris Perusahaan BEI, Eko Susanto, menjelaskan bahwa peluncuran layanan ini adalah bentuk nyata komitmen otoritas dalam membangun komunikasi yang terbuka, responsif, dan konstruktif. “Layanan ini dihadirkan untuk mempermudah akses informasi dan konsultasi bagi seluruh pelaku pasar,” ungkap Eko dalam keterangan resminya, Senin (4/5).
Bagi pelaku pasar yang ingin menyampaikan aspirasi maupun keterlibatannya, BEI telah menyediakan saluran komunikasi melalui surat elektronik (email) di [email protected]. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara BEI, KPEI, KSEI, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna meningkatkan transparansi pasar dan memperkokoh kepercayaan investor, baik domestik maupun mancanegara.
Lebih lanjut, IDX Hotdesk menjadi bagian integral dari implementasi reformasi transparansi pasar modal yang dijalankan oleh self regulatory organization (SRO) dengan dukungan penuh dari OJK. Langkah ini melengkapi empat agenda reformasi utama yang sebelumnya telah dituntaskan untuk meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitas industri pasar modal Indonesia.
Empat agenda reformasi tersebut mencakup penyediaan data kepemilikan saham di atas 1% kepada publik, pengumuman High Shareholding Concentration (HSC) yang dapat diakses melalui situs resmi BEI, serta penguatan granularitas klasifikasi investor dalam data KSEI. Selain itu, terdapat peningkatan batas minimum free float menjadi 15% yang telah disesuaikan melalui Peraturan Bursa Nomor I-A beserta surat edaran penjelasannya.
Ringkasan
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama KPEI dan KSEI resmi meluncurkan IDX Hotdesk sebagai sarana komunikasi terintegrasi antara regulator dan pelaku pasar. Layanan ini bertujuan untuk memfasilitasi dialog dua arah, konsultasi, serta penyampaian masukan yang efisien guna mendukung transparansi dan pengembangan ekosistem pasar modal yang kompetitif.
Inisiatif ini merupakan bagian dari reformasi pasar modal Indonesia yang didukung penuh oleh OJK untuk meningkatkan kepercayaan investor. Pelaku pasar dapat menyampaikan aspirasi melalui email [email protected], sebagai pelengkap dari empat agenda reformasi utama yang telah dijalankan sebelumnya terkait data kepemilikan saham dan penguatan klasifikasi investor.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia