GOTO Resmi Dimiliki Danantara, Berapa Porsi Kepemilikan Sahamnya?

JAKARTA, JogloNesia – Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya memberikan klarifikasi resmi mengenai kabar masuknya pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sebagai pemegang saham perusahaan.

Advertisements

Sekretaris Perusahaan GoTo, R.A. Koesoemohadiani, mengonfirmasi bahwa BPI Danantara memang telah melakukan pembelian saham GOTO melalui pasar modal. Meski demikian, porsi kepemilikan tersebut tercatat kurang dari 1% dari total saham yang diterbitkan oleh perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Selasa (5/5/2026), pihak manajemen menyatakan apresiasinya atas langkah investasi tersebut. Menurut Diani, sapaan akrabnya, keterlibatan BPI Danantara mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap fundamental bisnis, kinerja operasional, serta prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Baca juga: Berada di Fase Transisi, Pendapatan TOBA Melesat 20,5%, Rugi Menyusut Tajam

Advertisements

Lebih lanjut, Diani menegaskan bahwa dukungan ini menjadi motivasi bagi GoTo untuk terus memperkuat operasional perusahaan secara profesional dan berkelanjutan dengan senantiasa berpedoman pada tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Terkait transparansi data kepemilikan, GoTo memastikan pihaknya patuh sepenuhnya terhadap regulasi pelaporan yang berlaku. Perseroan diketahui telah menyampaikan laporan mengenai kepemilikan saham dalam rentang 1% hingga 5% kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Maret 2026.

Namun, Diani menambahkan bahwa terdapat batasan tertentu terkait keterbukaan informasi mengenai pemegang saham. Sesuai dengan ketentuan yang diterapkan oleh BEI, rincian mengenai informasi kepemilikan saham tertentu bersifat privat dan penyampaiannya dilakukan secara terbatas kepada pihak otoritas bursa.

Ringkasan

Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah mengonfirmasi bahwa Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi menjadi pemegang saham perusahaan melalui pembelian di pasar modal. Porsi kepemilikan saham yang dimiliki oleh pihak Danantara tercatat kurang dari 1% dari total saham yang diterbitkan oleh perseroan.

Pihak GoTo menyambut baik investasi ini sebagai bentuk kepercayaan pemerintah terhadap kinerja operasional dan prospek bisnis jangka panjang perusahaan. Meski demikian, detail spesifik mengenai kepemilikan saham tersebut bersifat terbatas dan privat sesuai dengan ketentuan pelaporan yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia.

Advertisements