
JAKARTA – Perdagangan saham di Amerika Serikat pada Kamis (7/5/2026) ditutup dengan catatan positif. Indeks saham utama, termasuk S&P 500 dan Nasdaq Composite, bahkan sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
Penguatan signifikan ini dipicu oleh penurunan harga minyak global. Optimisme pasar tumbuh seiring munculnya harapan akan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Kabar mengenai potensi perdamaian antara kedua negara tersebut disambut baik oleh pasar. Kesepakatan damai diprediksi akan membuka jalan bagi normalisasi pasokan minyak mentah dunia. Salah satu jalur krusial yang dinantikan normalisasinya adalah Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia.
Prospek positif ini secara langsung mendorong penurunan harga minyak di pasar global, memberikan angin segar bagi perekonomian.
Harga Minyak Mulai Normal, Begini Prospek Kinerja Emiten Migas
Berdasarkan data pada pukul 09.30 waktu New York (ET), Dow Jones Industrial Average berhasil meraup kenaikan 192,59 poin atau 0,39%, menempatkannya di angka 50.091,92. Indeks S&P 500 pun tak ketinggalan, membukukan kenaikan 6,38 poin atau 0,09% menjadi 7.374,11. Sementara itu, Nasdaq Composite menguat 40,33 poin atau 0,16%, mencapai posisi 25.879,28.
Performa apik indeks saham Amerika Serikat ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor. Merdanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, yang sebelumnya menjadi sumber utama ketidakpastian di pasar energi global, kini memberikan efek positif yang signifikan.
Ringkasan
Pada Kamis, 7 Mei 2026, pasar saham Amerika Serikat ditutup menguat, dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Penguatan ini dipicu oleh penurunan harga minyak global, seiring optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kesepakatan ini diharapkan dapat menormalisasi pasokan minyak mentah dunia, khususnya melalui Selat Hormuz.
Dow Jones Industrial Average naik 192,59 poin (0,39%), S&P 500 menguat 6,38 poin (0,09%), dan Nasdaq Composite bertambah 40,33 poin (0,16%). Performa positif ini mencerminkan kepercayaan investor yang meningkat akibat meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang sebelumnya menimbulkan ketidakpastian di pasar energi global.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia