BI Malang Dorong Sektor Pariwisata Daerah melalui Digitalisasi QRIS

MALANG — Bank Indonesia (BI) Malang terus memperkuat ekosistem ekonomi digital di daerah melalui optimalisasi transaksi QRIS. Langkah strategis ini diwujudkan lewat gelaran QRISMA (QRIS untuk UMKM dan Masyarakat) Fest 2026 Volume 1 yang berlangsung meriah di kawasan Heritage Kajoetangan, Kota Malang.

Advertisements

Kepala Perwakilan BI Malang, Indra Kuspriyadi, mengungkapkan bahwa QRISMA Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi transaksi digital, tetapi juga sarana untuk melestarikan tradisi lokal. Menurutnya, acara ini merupakan momentum untuk memacu geliat ekonomi daerah agar lebih tangguh dan mandiri.

“Kami berkomitmen penuh mendukung pengembangan tradisi di Kota Malang. Di saat yang sama, kami terus mendorong ekonomi lokal agar menjadi lebih mandiri dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Indra saat penutupan acara di Gedung Kesenian Gajayana, Jumat (8/5/2026) malam.

Indra menegaskan bahwa digitalisasi kini telah menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku ekonomi. Baginya, beradaptasi dengan teknologi adalah keharusan agar tidak tertinggal, namun tetap dengan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan identitas budaya Kota Malang.

Advertisements

Baca Juga: BI Malang Catat Transaksi QRIS Tembus Rp2,13 Triliun per Maret 2026

Rangkaian kegiatan QRISMA Fest 2026 diisi dengan beragam agenda, salah satunya adalah Malang Merchant QRIS Race. Kompetisi ini melibatkan 1.120 merchant dari berbagai perbankan di Kota Malang. Angka tersebut dipilih secara khusus sebagai simbol peringatan HUT Kota Malang yang ke-112.

Selain itu, perhelatan ini juga mencakup berbagai program edukatif dan kreatif, mulai dari workshop digitalisasi bagi lebih dari 50 UMKM di Kajoetangan, kompetisi lingkungan bersih yang diikuti 34 RT, hingga Amazing Race yang melibatkan 210 siswa dari 21 sekolah dasar. Semarak acara semakin terasa dengan adanya lomba kreasi tumpeng oleh para ketua RW dan kompetisi konten kreatif.

Baca Juga: QRIS RI-China Resmi Jalan, Pengamat Ingatkan Syarat agar Manfaat Maksimal

Prestasi membanggakan pun diraih dengan keberhasilan memecahkan Rekor MURI melalui penjualan 112 tumpeng jajanan tradisional yang seluruh transaksinya dilakukan menggunakan QRIS. “Ini adalah pencapaian pertama di Indonesia, di mana jajanan tradisional berupa tumpeng dibeli sepenuhnya melalui sistem pembayaran digital QRIS,” tambah Indra.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Bank Indonesia dalam menghidupkan kembali fungsi Gedung Kesenian Gajayana. Ia menilai pemilihan lokasi tersebut sangat tepat untuk merefleksikan sejarah kota sembari menatap masa depan yang lebih modern.

“Gedung ini memang penuh sejarah. Memilihnya sebagai lokasi penutupan rangkaian HUT Kota Malang adalah langkah tepat untuk mengingatkan kita pada akar budaya sekaligus melangkah maju,” tutur Wahyu.

Wahyu optimistis bahwa sinergi antara teknologi dan tradisi, seperti yang tercermin dalam penjualan tumpeng via QRIS, membuktikan bahwa inovasi digital kini telah merambah ke berbagai sektor, termasuk kuliner tradisional. Ia berharap kolaborasi berkelanjutan ini dapat terus memperkuat kemandirian ekonomi Kota Malang tanpa harus kehilangan jati diri daerahnya.

Ringkasan

Bank Indonesia Malang menyelenggarakan QRISMA Fest 2026 di kawasan Heritage Kajoetangan untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital dan mendukung sektor pariwisata daerah. Acara ini mendorong pelaku UMKM untuk mengadopsi sistem pembayaran QRIS sebagai kebutuhan mendesak agar ekonomi lokal menjadi lebih tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Rangkaian kegiatan meliputi berbagai kompetisi edukatif, workshop bagi UMKM, hingga pencatatan Rekor MURI melalui transaksi digital untuk penjualan 112 tumpeng tradisional. Inisiatif yang menggabungkan inovasi teknologi dengan pelestarian budaya ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Malang sebagai langkah strategis dalam memajukan ekonomi daerah tanpa meninggalkan akar tradisi.

Advertisements