
Arsenal resmi menahbiskan diri sebagai juara Liga Inggris musim 2025/2026. Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri dahaga gelar liga yang telah berlangsung selama 22 tahun. Pencapaian fenomenal tersebut kini menempatkan Mikel Arteta dalam jajaran manajer legendaris dalam sejarah panjang klub berjuluk The Gunners tersebut.
Arteta menorehkan sejarah sebagai mantan kapten Arsenal pertama yang sukses mempersembahkan gelar juara kasta tertinggi Liga Inggris sebagai pelatih. Sejak dipercaya menukangi tim pada Desember 2019, ia telah menjadi arsitek di balik transformasi besar performa Arsenal di lapangan.
Dikutip dari laman resmi klub, performa Arteta menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Selama enam setengah musim, ia selalu membawa Arsenal finis di posisi yang lebih baik atau minimal menyamai capaian musim sebelumnya. Perjalanan kariernya dimulai dengan finis di posisi kedelapan pada musim 2019/2020 yang manis, ditutup dengan keberhasilan menjuarai Piala FA. Setelah sempat tertahan di posisi yang sama pada musim berikutnya, progres Arsenal terus melesat hingga menempati peringkat kelima pada 2021/2022.
Dalam tiga musim terakhir, Arsenal secara konsisten menjadi penantang gelar yang tangguh. Meskipun harus puas menjadi runner-up selama tiga musim beruntun, kesabaran dan strategi Arteta akhirnya terbayar lunas dengan trofi liga musim ini. Dengan gelar tersebut, Arteta kini berdiri sejajar dengan legenda manajerial Arsenal seperti Herbert Chapman, George Graham, dan Arsene Wenger.
Menariknya, Arsenal merupakan tantangan pertama Arteta sebagai pelatih kepala. Sebelum di Emirates Stadium, ia belum pernah menangani tim senior mana pun. Dalam catatan sejarah sepak bola Inggris, prestasi menjuarai liga di musim debut atau pekerjaan pertamanya terakhir kali diraih oleh Kenny Dalglish bersama Liverpool.
Pada usia 44 tahun 54 hari, Arteta juga tercatat sebagai manajer termuda Arsenal yang berhasil memenangkan gelar liga. Dalam era Premier League, rekor manajer termuda yang meraih trofi liga masih dipegang oleh Jose Mourinho saat ia menukangi Chelsea.
Dominasi Arsenal musim ini dibuktikan dengan raihan 25 kemenangan di liga. Tidak hanya berjaya di kancah domestik, skuad asuhan Arteta kini juga menatap final Liga Champions UEFA. Mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan Paris Saint-Germain untuk memperebutkan mahkota juara Eropa pertama bagi klub.
Kehebatan Arteta juga tercermin dalam statistik. Ia kini memegang rekor rasio kemenangan tertinggi dalam sejarah Arsenal bagi pelatih dengan minimal 50 pertandingan. Dari 351 laga yang dilakoni, Arsenal mencatatkan 212 kemenangan dengan persentase kemenangan impresif sebesar 60,4 persen. Angka tersebut melampaui catatan Arsene Wenger yang berada di level 57,2 persen, serta mengungguli nama-nama besar lainnya seperti Unai Emery, Herbert Chapman, George Graham, dan Tom Whittaker.
Setelah sukses mengakhiri puasa gelar liga yang panjang, Arteta kini memiliki kesempatan besar untuk kembali mengukir sejarah emas dengan membawa Arsenal menjuarai kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Pilihan Editor: Arsenal: Juara Liga Inggris yang Dianggap Membosankan
Pilihan Editor: Tiba-tiba Saja Klub Sepak Bola Prabowo Masuk Super League
Ringkasan
Arsenal resmi menjuarai Liga Inggris musim 2025/2026, mengakhiri puasa gelar selama 22 tahun di bawah asuhan Mikel Arteta. Prestasi ini menempatkan Arteta sebagai manajer legendaris klub yang sejajar dengan sosok seperti Arsene Wenger, sekaligus menjadikannya mantan kapten Arsenal pertama yang sukses meraih gelar liga sebagai pelatih.
Sejak mulai melatih pada 2019, Arteta menunjukkan konsistensi luar biasa dengan progres performa yang terus meningkat setiap musimnya. Dengan rekor rasio kemenangan tertinggi dalam sejarah klub sebesar 60,4 persen, Arteta kini fokus membawa Arsenal meraih gelar Liga Champions UEFA pertama mereka setelah mengamankan dominasi di kancah domestik.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia