
JAKARTA – PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) kini tengah melakukan kajian mendalam terkait rencana penyesuaian suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Langkah ini diambil menyusul kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%.
Presiden Direktur KB Bank, Kunardy Darma Lie, menegaskan bahwa penyesuaian bunga kredit, khususnya untuk skema floating rate, akan diterapkan secara bertahap. Keputusan ini mempertimbangkan berbagai faktor krusial, mulai dari kondisi likuiditas hingga biaya dana atau cost of fund (CoF) perusahaan.
Transaksi BI-FAST KB Bank Tumbuh 40% hingga April 2026
Menurut Kunardy, suku bunga KPR floating di KB Bank mengacu pada Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) ditambah dengan margin yang telah disepakati dalam perjanjian kredit debitur. “Perubahan BI Rate pada prinsipnya dapat memengaruhi SBDK dan skema floating rate. Saat ini, kami masih melakukan evaluasi dengan mempertimbangkan kondisi pasar secara menyeluruh,” ujar Kunardy, Sabtu (23/5).
Ia menjelaskan bahwa dampak kenaikan suku bunga acuan biasanya dirasakan lebih cepat pada sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), terutama deposito, sebelum akhirnya ditransmisikan ke bunga kredit. “Implikasi perubahan suku bunga umumnya lebih berdampak langsung pada DPK terlebih dahulu, baru kemudian disesuaikan pada suku bunga pinjaman,” tambahnya.
Ekonom: Transmisi Kenaikan BI Rate ke Bunga Kredit Butuh Waktu 3–6 Bulan
Bagi debitur dengan skema floating rate, Kunardy memastikan bahwa penyesuaian bunga akan tetap mematuhi ketentuan POJK Nomor 22 Tahun 2023. Aturan tersebut mewajibkan bank untuk memberikan pemberitahuan kepada debitur selambat-lambatnya 30 hari sebelum perubahan bunga berlaku efektif.
Kabar baik bagi nasabah, debitur existing yang masih dalam masa fixed rate atau periode honeymoon tidak akan terdampak kenaikan ini. “Nasabah existing akan tetap menikmati suku bunga sesuai periode fixed yang telah disepakati sebelumnya,” jelasnya. Namun, saat masa tersebut berakhir dan nasabah memasuki periode floating, suku bunga akan mengikuti SBDK yang berlaku saat itu.
OJK Beberkan Perkembangan Terbaru Pembentukan National Fraud Portal di IASC
KB Bank menyadari bahwa tren bunga tinggi berpotensi memengaruhi minat masyarakat dalam mengambil pembiayaan jangka panjang, yang pada akhirnya dapat memengaruhi pertumbuhan penyaluran KPR maupun kualitas kredit. Meski demikian, perseroan tetap optimistis menjaga kualitas portofolio melalui prinsip kehati-hatian.
Untuk memitigasi risiko kenaikan bunga, KB Bank menghadirkan solusi melalui produk Star Mortgage. Tersedia berbagai pilihan skema, mulai dari fixed to floating, fixed sepanjang tenor, hingga fixed berjenjang. “Variasi produk ini memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam memilih skema pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka,” tutur Kunardy.
Berkat transformasi bisnis yang terus bergulir, KB Bank kini masuk dalam jajaran 10 bank penyalur KPR terbesar di Indonesia. Perseroan menargetkan pertumbuhan penyaluran KPR hingga level double digit pada tahun 2026. Dari sisi aset, perusahaan berkomitmen menjaga rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) tetap berada dalam target yang telah ditetapkan.
Laba Industri Asuransi Jiwa Naik Jadi Rp 7,85 Triliun per Maret 2026
“Hingga saat ini, kondisi kualitas kredit masih terjaga dan berjalan sesuai dengan arah perbaikan yang ditargetkan bank,” tutup Kunardy.
Ringkasan
KB Bank tengah melakukan kajian mendalam untuk menyesuaikan suku bunga KPR skema floating sebagai respons terhadap kenaikan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%. Penyesuaian ini akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi likuiditas, biaya dana, dan kepatuhan terhadap regulasi POJK Nomor 22 Tahun 2023. Nasabah yang sedang dalam periode bunga tetap (fixed rate) dipastikan tidak akan terdampak oleh kebijakan ini hingga masa kontrak tersebut berakhir.
Perseroan menyadari bahwa tren bunga tinggi dapat memengaruhi minat masyarakat terhadap pembiayaan jangka panjang. Untuk memitigasi risiko tersebut, KB Bank menawarkan produk Star Mortgage dengan berbagai opsi skema bunga yang fleksibel bagi nasabah. Meskipun menghadapi tantangan pasar, KB Bank tetap optimistis menjaga kualitas portofolio kredit dan menargetkan pertumbuhan penyaluran KPR hingga dua digit pada tahun 2026.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia