
Presiden Prabowo Subianto secara resmi menginstruksikan seluruh jenjang pendidikan di Indonesia untuk mulai menerapkan pembelajaran bahasa Prancis. Instruksi strategis ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Paris.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis saat ini berada dalam kondisi yang sangat baik di berbagai sektor. Ia menyatakan komitmen kuat untuk memperdalam kolaborasi, khususnya di bidang pendidikan, sebagai langkah persiapan menghadapi dinamika perkembangan dunia di masa depan.
“Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah di Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan,” ujar Presiden Prabowo pada Kamis sore, 28 Mei 2026, sebagaimana disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Menurut Presiden, kedekatan hubungan kedua negara tidak terlepas dari dukungan personal Presiden Macron. Di tengah situasi geopolitik global yang diwarnai ketidakpastian dan berbagai konflik, Presiden Prabowo meyakini bahwa Indonesia dan Prancis memiliki kapasitas untuk memainkan peran positif bagi perdamaian dunia.
Lawatan ke Prancis kali ini menjadi yang ketiga bagi Presiden Prabowo dalam kurun waktu lima bulan terakhir, setelah kunjungan sebelumnya pada Januari dan April 2026. Intensitas pertemuan ini mencerminkan betapa strategisnya posisi Prancis dalam agenda diplomasi internasional Indonesia.
Di hadapan Presiden Macron, Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat yang diberikan kepada delegasi Republik Indonesia. Presiden pun mengenang momen bersejarah pada tahun 2025, saat Indonesia mendapatkan kehormatan sebagai negara Asia pertama yang diundang untuk berpartisipasi dalam Parade Militer Bastille Day.
“Tahun lalu, Indonesia mendapatkan kehormatan besar diundang bisa ikut dalam défilé 14 Juli, hari kebangsaan bagi Republik Prancis. Ini saya kira kehormatan yang sangat besar,” tambah Presiden Prabowo mengenang momen tersebut.
Pilihan Editor: Anggaran yang Dihabiskan Sekali Kunjungan Prabowo ke Prancis
Ringkasan
Presiden Prabowo Subianto secara resmi menginstruksikan seluruh jenjang pendidikan di Indonesia untuk menerapkan pembelajaran bahasa Prancis. Instruksi ini disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée sebagai bagian dari upaya memperdalam kolaborasi strategis antara kedua negara dalam menghadapi dinamika dunia di masa depan.
Keputusan tersebut mencerminkan eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Prancis, terutama mengingat intensitas kunjungan Presiden Prabowo yang telah dilakukan sebanyak tiga kali dalam lima bulan terakhir. Presiden meyakini bahwa penguatan kerja sama di bidang pendidikan dan sektor lainnya akan menempatkan kedua negara untuk memainkan peran lebih aktif dalam menjaga perdamaian global.
JogloNesia Informasi Jogja Solo Indonesia