Gunakan Dana Obligasi, Energi Mega Persada

JAKARTA, JogloNesia – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) baru saja meresmikan transaksi afiliasi melalui penyaluran pinjaman kepada dua anak perusahaannya, yakni PT Energi Maju Abadi (EMA) dan PT Imbang Tata Alam (ITA). Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari optimalisasi penggunaan dana hasil penawaran obligasi perusahaan.

Advertisements

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Mei 2026, ENRG mengalokasikan dana yang bersumber dari hasil bersih Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I Tahap III Tahun 2026. Dana segar tersebut kemudian disalurkan kepada kedua anak usaha untuk melunasi kewajiban utang mereka.

Bantu Bayar Utang Anak Usaha, Energi Mega (ENRG) Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Secara rinci, PT Energi Maju Abadi (EMA) menerima pinjaman sebesar US$ 11,89 juta atau setara dengan Rp 210,79 miliar. Dana ini telah dimanfaatkan EMA untuk melunasi sisa pokok utang kepada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Sementara itu, PT Imbang Tata Alam (ITA) mendapatkan kucuran pinjaman sebesar US$ 5,50 juta atau sekitar Rp 97,54 miliar yang dialokasikan untuk membayar sebagian pokok fasilitas kredit A di bank yang sama.

Advertisements

Pihak manajemen ENRG menegaskan bahwa penyaluran pinjaman ini dilakukan sesuai dengan rencana penggunaan dana yang telah dipaparkan dalam dokumen Penawaran Umum sebelumnya. Edoardus Ardianto, Wakil Direktur Utama ENRG, menjelaskan bahwa setiap pinjaman memiliki tenor maksimal lima tahun terhitung sejak tanggal pencairan. Adapun tingkat suku bunga yang ditetapkan adalah sebesar 9,25 persen per tahun, mengikuti suku bunga obligasi seri C dalam PUB I Tahap III.

Temukan Cadangan Minyak Baru, Prospek Kinerja Energi Mega (ENRG) 2026 Kian Menarik

Mengingat status ENRG sebagai pemegang saham langsung maupun tidak langsung pada EMA dan ITA, transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi. Namun, manajemen memastikan bahwa langkah tersebut tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan secara keseluruhan.

Cermati Rekomendasi Saham Beli Energi Mega Persada (ENRG), Intip Prospeknya

Ringkasan

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) telah menyalurkan pinjaman kepada anak usahanya, yakni PT Energi Maju Abadi (EMA) dan PT Imbang Tata Alam (ITA), menggunakan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I Tahap III tahun 2026. Dana sebesar US$ 11,89 juta untuk EMA dan US$ 5,50 juta untuk ITA digunakan untuk melunasi kewajiban utang pokok kepada PT Bank Mandiri Tbk. Langkah strategis ini dilakukan sebagai bagian dari optimalisasi penggunaan dana obligasi perusahaan.

Setiap pinjaman yang disalurkan memiliki tenor maksimal lima tahun dengan tingkat suku bunga 9,25 persen per tahun. Pihak manajemen menegaskan bahwa transaksi afiliasi ini telah sesuai dengan rencana penggunaan dana yang ditetapkan sebelumnya dan tidak akan memberikan dampak negatif terhadap operasional maupun kelangsungan usaha perusahaan. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat posisi keuangan anak usaha serta mendukung kinerja ENRG ke depannya.

Advertisements