Mesin Mobil Modern: Masih Perlukah Dipanaskan? Ini Faktanya!

SOLO, KOMPAS.com – Kebiasaan memanaskan mobil sebelum digunakan masih menjadi rutinitas pagi yang melekat bagi sebagian besar pemilik kendaraan. Banyak yang masih meyakini bahwa langkah ini esensial untuk menjaga kesehatan mesin dan memastikan performa tetap optimal begitu mobil mulai dijalankan.

Advertisements

Namun, di tengah perkembangan teknologi otomotif yang pesat, muncul pertanyaan krusial: benarkah mobil-mobil keluaran baru masih memerlukan perlakuan seperti itu?

Baca juga: Etika kalau Tabrakan di Jalan, Berhenti dan Tanggung Jawab

Menurut Jayan Sentanuhady, seorang pakar otomotif dari Universitas Gadjah Mada (UGM), mobil-mobil keluaran baru saat ini dibekali dengan komponen yang diproduksi secara jauh lebih presisi. Ia menjelaskan bahwa kualitas pelumas yang digunakan pada kendaraan modern juga jauh lebih baik, mampu membentuk lapisan film yang lebih optimal pada permukaan komponen. Oleh karena itu, dari perspektif sistem pelumasan, kegiatan memanaskan mobil di pagi hari sesungguhnya tidak lagi menjadi keharusan yang mutlak.

Advertisements

Meski demikian, Jayan menambahkan bahwa ada pertimbangan lain yang membuat pemanasan singkat pada mobil tetap memiliki nilai, yakni dari sisi efisiensi bahan bakar. Saat mesin mobil dalam kondisi dingin, konsumsi bahan bakar cenderung lebih boros karena proses pembakaran belum mencapai titik optimal. Pemanasan sebentar dapat membantu mesin mencapai suhu operasional yang lebih efisien, sehingga mengurangi pemborosan bahan bakar.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Iwan, pemilik bengkel Iwan Motor di Solo. Menurutnya, mobil-mobil baru memang tidak perlu dipanaskan dalam durasi yang panjang. Ia merekomendasikan untuk menghidupkan mesin cukup selama 30 detik hingga satu menit saja. Durasi ini dinilai sudah cukup untuk memastikan oli mesin bersirkulasi secara merata dan aman melumasi seluruh komponen penting.

Baca juga: Honda Bakal Pamerkan Dua Mobil Spesial di GIIAS 2025

Iwan menggarisbawahi fungsi krusial dari pemanasan singkat ini: untuk menjamin oli mesin telah bersirkulasi sempurna dan melumasi setiap komponen vital di dalamnya, seperti piston dan noken as. Ketika mesin baru dihidupkan, oli belum sepenuhnya menjangkau seluruh bagian tersebut. Dengan memberikan waktu sejenak untuk pemanasan, sirkulasi oli akan menjadi optimal, secara signifikan mengurangi gesekan antar komponen, menjaga performa mesin tetap prima, serta pada akhirnya memperpanjang usia pakai mesin sekaligus meminimalisir risiko keausan dini.

Ringkasan

Kebiasaan memanaskan mobil sebelum digunakan tidak lagi menjadi keharusan mutlak untuk kendaraan modern. Menurut pakar otomotif UGM, Jayan Sentanuhady, mobil baru dilengkapi komponen presisi dan pelumas berkualitas tinggi yang mampu melumasi secara optimal. Oleh karena itu, dari sisi sistem pelumasan, pemanasan tidak lagi esensial.

Meskipun demikian, pemanasan singkat tetap disarankan untuk efisiensi bahan bakar dan sirkulasi oli. Saat dingin, mesin lebih boros sehingga pemanasan membantu mencapai suhu operasional efisien. Pemilik bengkel Iwan menyarankan menghidupkan mesin 30 detik hingga satu menit agar oli bersirkulasi merata, melumasi komponen vital, mengurangi gesekan, dan memperpanjang usia mesin.

Advertisements